silsilah

saya percaya bahwa semua manusia itu berasal dari adam dan bukan evolusi dari monyet, dengan tegas saya katakan bahwa saya menolak darwin dan semua yang percaya Al-Qur’an seyogyanya juga begitu. ok, tadi kita udah percaya bahwa semua manusia berasal dari Nabi Adam AS, nah yang bikin saya penasaran adalah kita ini orang indonesia berasal dari keturunan yang mana? sebagai gambaran kita bisa lihat silsilah para nabi dibawah :

http://lankaatina.files.wordpress.com/2008/04/silsilah-nabi.gif?w=430&h=322

klik pada gambar untuk memperbesar

yang kita katahui jelas adalah bahwa rasul muhammad adalah keturunan nabi ismail, nabi ismail anak dari nabi ibrahim. sedangkan kaum yahudi atau bangsa irael adalah keturunan dari nabi yakub as yang juga dikenal dengan nama israil (isra = hamba el = Allah) itulah kenapa bangsa yahudi disebut dengan nama bani israil (anak cucu yakub). sedangkan nabi yakub adalah anak dari nabi Ishak as yang merupakan anak dari nabi ibrahim.

nah tetep, gw masih penasaran dari silsilah manakah bangsa kita ini berasal? terutama dari silsilah mana saya berasal? :D lalu saya googling dan menemukan artikel yang nyeleneh namun unik ini, monggo di simak

NABI IBRAHIM DALAM MITOLOGI JAWA

Di dalam Mitologi Jawa diceritakan bahwa salah satu leluhur Bangsa Sunda (Jawa) adalah Batara Brahma atau Sri Maharaja Sunda, yang bermukim di Gunung Mahera.

Selain itu, nama Batara Brahma, juga terdapat di dalam Silsilah Babad Tanah Jawi. Di dalam Silsilah itu, bermula dari Nabi Adam yang berputera Nabi Syits, kemudian Nabi Syits menurunkan Sang Hyang Nur Cahya, yang menurunkan Sang Hyang Nur Rasa. Sang Hyang Nur Rasa kemudian menurunkan Sang Hyang Wenang, yang menurunkan Sang Hyang Tunggal. Dan Sang Hyang Tunggal, kemudian menurunkan Batara Guru, yang menurunkan Batara Brahma.

Berdasarkan pemahaman dari naskah-naskah kuno bangsa Jawa, Batara Brahma merupakan leluhur dari raja-raja di tanah Jawa.

Bani Jawi Keturunan Nabi Ibrahim

Di dalam Kitab ‘al-Kamil fi al-Tarikh’ tulisan Ibnu Athir, menyatakan bahwa Bani Jawi (yang di dalamnya termasuk Bangsa Sunda, Jawa, Melayu Sumatera, Bugis… dsb), adalah keturunan Nabi Ibrahim.

Bani Jawi sebagai keturunan Nabi Ibrahim, semakin nyata, ketika baru-baru ini, dari penelitian seorang Profesor Universiti Kebangsaaan Malaysia (UKM), diperoleh data bahwa, di dalam darah DNA Melayu, terdapat 27% Variant Mediterranaen (merupakan DNA bangsa-bangsa EURO-Semitik).

Variant Mediterranaen sendiri terdapat juga di dalam DNA keturunan Nabi Ibrahim yang lain, seperti pada bangsa Arab dan Bani Israil.

Sekilas dari beberapa pernyataan di atas, sepertinya terdapat perbedaan yang sangat mendasar. Akan tetapi, setelah melalui penyelusuran yang lebih mendalam, diperoleh fakta, bahwa Brahma yang terdapat di dalam Metologi Jawa indentik dengan Nabi Ibrahim.

Brahma adalah Nabi Ibrahim

Mitos atau Legenda, terkadang merupakan peristiwa sejarah. Akan tetapi, peristiwa tersebut menjadi kabur, ketika kejadiannya di lebih-lebihkan dari kenyataan yang ada.

Mitos Brahma sebagai leluhur bangsa-bangsa di Nusantara, boleh jadi merupakan peristiwa sejarah, yakni mengenai kedatangan Nabi Ibrahim untuk berdakwah, dimana kemudian beliau beristeri Siti Qanturah (Qatura/Keturah), yang kelak akan menjadi leluhur Bani Jawi (Melayu Deutro).

Dan kita telah sama pahami bahwa, Nabi Ibrahim berasal dari bangsa ‘Ibriyah, kata ‘Ibriyah berasal dari ‘ain, ba, ra atau ‘abara yang berarti menyeberang. Nama Ibra-him (alif ba ra-ha ya mim), merupakan asal dari nama Brahma (ba ra-ha mim).

Beberapa fakta yang menunjukkan bahwa Brahma yang terdapat di dalam Mitologi Jawa adalah Nabi Ibrahim, di antaranya :

  1. Nabi Ibrahim memiliki isteri bernama Sara, sementara Brahma pasangannya bernama Saraswati.
  2. Nabi Ibrahim hampir mengorbankan anak sulungnya yang bernama Ismail, sementara Brahma terhadap anak sulungnya yang bernama Atharva (Muhammad in Parsi, Hindoo and Buddhist, tulisan A.H. Vidyarthi dan U. Ali)…
  3. Brahma adalah perlambang Monotheisme, yaitu keyakinan kepada Tuhan Yang Esa (Brahman), sementara Nabi Ibrahim adalah Rasul yang mengajarkan ke-ESA-an ALLAH.Ajaran Monotheisme di dalam Kitab Veda, antara lain :
    Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan, Dia tidak pernah dilahirkan, Dia yg berhak disembah

    Yajurveda Ch. 40 V. 8 menyatakan bahwa Tuhan tidak berbentuk dan dia suci

    Atharvaveda Bk. 20 Hymn 58 V. 3 menyatakan bahwa sungguh Tuhan itu Maha Besar

    Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan

    Rigveda Bk. 1 Hymn 1 V. 1 menyebutkan : kami tidak menyembah kecuali Tuhan yg satu

    Rigveda Bk. 6 Hymn 45 V. 6 menyebutkan “sembahlah Dia saja, Tuhan yang sesungguhnya”

    Dalam Brahama Sutra disebutkan : “Hanya ada satu Tuhan, tidak ada yg kedua. Tuhan tidak berbilang sama sekali”.

    Sumber :

    http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/

    Ajaran Monotheisme di dalam Veda, pada mulanya berasal dari Brahma (Nabi Ibrahim). Jadi makna awal dari Brahma bukanlah Pencipta, melainkan pembawa ajaran dari yang Maha Pencipta.

  4. Nabi Ibrahim mendirikan Baitullah (Ka’bah) di Bakkah (Makkah), sementara Brahma membangun rumah Tuhan, agar Tuhan di ingat di sana (Muhammad in Parsi, Hindoo and Buddhist, tulisan A.H. Vidyarthi dan U. Ali).Bahkan secara rinci, kitab Veda menceritakan tentang bangunan tersebut :

    Tempat kediaman malaikat ini, mempunyai delapan putaran dan sembilan pintu… (Atharva Veda 10:2:31)

    Kitab Veda memberi gambaran sebenarnya tentang Ka’bah yang didirikan Nabi Ibrahim.

    Makna delapan putaran adalah delapan garis alami yang mengitari wilayah Bakkah, diantara perbukitan, yaitu Jabl Khalij, Jabl Kaikan, Jabl Hindi, Jabl Lala, Jabl Kada, Jabl Hadida, Jabl Abi Qabes dan Jabl Umar.

    Sementara sembilan pintu terdiri dari : Bab Ibrahim, Bab al Vida, Bab al Safa, Bab Ali, Bab Abbas, Bab al Nabi, Bab al Salam, Bab al Ziarat dan Bab al Haram.

    Monotheisme Ibrahim

Peninggalan Nabi Ibrahim, sebagai Rasul pembawa ajaran Monotheisme, jejaknya masih dapat terlihat pada keyakinan suku Jawa, yang merupakan suku terbesar dari Bani Jawi.

Suku Jawa sudah sejak dahulu, mereka menganut monotheisme, seperti keyakinan adanya Sang Hyang Widhi atau Sangkan Paraning Dumadi.

Selain suku Jawa, pemahaman monotheisme juga terdapat di dalam masyarakat Sunda Kuno. Hal ini bisa kita jumpai pada Keyakinan Sunda Wiwitan. Mereka meyakini adanya ‘Allah Yang Maha Kuasa’, yang dilambangkan dengan ucapan bahasa ‘Nu Ngersakeun‘ atau disebut juga ‘Sang Hyang Keresa‘.

Dengan demikian, adalah sangat wajar jika kemudian mayoritas Bani Jawi (khususnya masyarakat Jawa) menerima Islam sebagai keyakinannya. Karena pada hakekatnya, Islam adalah penyempurna dari ajaran Monotheisme (Tauhid) yang di bawa oleh leluhurnya Nabi Ibrahim.
unik kan artikelnya? walahualam dengan segala kesalahan dan kebenarannya dan hanya Allah lah yang maha mengetahui
regards
About these ads

9 Responses to “silsilah”


  1. 1 Anonymous March 16, 2010 at 7:44 am

    darwin nggak pernah bilang manusia berasal dari kera atau monyet, darwin cuma bilang ada hubungan kekerabatan yang kuat antara manusia dan kera

    • 2 journalight March 16, 2010 at 2:21 pm

      @anonymous
      ntar dulu bos, bagian mana yang saya bilang bahwa darwin berkata kalo manusia berasal dari monyet? ga ada kan? coba baca baik baik.
      saya cuma bilang bahwa saya menolak darwin. justru anda sendiri yang bilang gitu.

      hahaha, gw ngeles sebenernya, dan ane jago dalam hal ini ^^v

  2. 3 Orang ganteng sipil March 16, 2010 at 8:39 am

    Melayu punya 27 persen DNA bangsa2 maju eropa Pin..sisanya 73 persen lagi, didominasi oleh DNA bangsa dari peradaban maju di luar bumi. ceritanya gw itu the outsiders..ups,kebongkar deh rahasia klan gw..haha

    • 4 journalight March 16, 2010 at 2:09 pm

      outsider apa outlander?
      yang bagian mana boi? yang bagian monsternya itu ya?
      hahahahaha

  3. 5 dadan July 31, 2010 at 7:08 am

    apakah ada data dan faktanya?

    • 6 journalight February 4, 2011 at 9:57 am

      nggak tahu saya mas, ini hasil dari baca baca aja :)

  4. 7 marwan yusuf April 26, 2011 at 8:51 am

    dalm alkitab juga di tuliskan bahwa abraham punya istri yg ke tiga yaitu ketura yang berada di kawasan timur ( asi tenggara ) yg mempunya keturunan 6 anak yg tersebar di nusantara,
    Hal ini ada hubunganya dngn ramalan2 para pendahulu di nusantara bahwa nusntara ini akan menjadi mercu suar dunia tempat munculnya stria piningit atau ratu adil
    Hal itu berhubungan dengan janji Allah dalam Alqur,an yg mnyatakan bahwa keturunan ibrahim akan menjadi penguasa di dunia
    Dari istri 1 sudah tergenapi ( bani israil )
    Istri ke 2 juga sudah ( ismail bani hasyim ke muhammad )
    Dan sekarang giliran dari istri ke tiga yaitu bani jawi,

  5. 8 Suka2 gw May 7, 2011 at 2:48 pm

    Ni yg disebut ‘Gathuk-mathuk’ !


  1. 1 Babylon A.D (2008) 720p BluRay - Warez Download Trackback on March 22, 2010 at 4:24 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




sponsor

twitter.com/pipinpramudia

  • alhamdulillah happy ending... 1 day ago
  • dodging a bullet :')) 5 days ago
  • Subhanallah karyawan gw yg baru mirip banget sama freddie mercury :)) 4 weeks ago
  • clip video sia chandelier ini creepy sekaligus exotic :)) 1 month ago
  • Kerjaan gagal semua karena macet dr kemaren, persib nu aing lah pokoknya :| 1 month ago
  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Add to Technorati Favorites Locations of visitors to this page

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: