ada yang mencari kebahagiaan dengan bekerja keras dari pagi sampai petang demi harta benda, ada yang mencari kebahagiaan dengan membeli suara demi jabatan, ada yang mencari kebahagiaan dengan bergonta-ganti pasangan, ada yang mencari kebahagiaan dengan mencari kekuasaan, semua orang di dunia ini mencari kebahagiaan.
tetapi apakah harta, tahta, dan wanita yang mereka kejar siang malam membuat mereka bahagia? tidak! mereka semua salah dalam memparameter kan kebahagiaan, inti dari kebahagiaan sesungguhnya adalah iman, anda belum akan benar benar bahagia sebelum anda mendekatkan diri kepada Allah, setelah iman, parameter kedua adalah berbuat baik, membersihkan duri dari jalanan adalah perbuatan baik, menahan cacian ketika jalanan macet adalah baik. inti ketiga dari kebahagiaan adalah berprasangka baik, baik itu sama Allah dan sesama manusia, kita harus bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian baik itu baik maupun buruk, semua ada hikmahnya, dan inti yang terakhir adalah bersyukur, kita harus mensyukuri apa-apa yang telah kita punyai, cobalah anda pergi ke UGD, setiap hari ada saja orang sakit, serangan jantung, stroke, kecelakaan, mereka di antar ke UGD dengan mercy, dll. maukah anda punya mercy tetapi sakit? mending sehat walaupun punya mercy.
ps : dikutip seenaknya pada kotbah jum’at suatu masjid di jl. purnawarman bandung