“do the best right now”
Archive for the 'quote' Category
08122009
Published December 8, 2009 life , quote , reviews Leave a CommentTags: applause, gillmore, gitar, guitar, hobby, hobi, neck, ovation
pfiuh, banyak kerjaan hari ini, sampe bolos kuliah rekstruk. nyari-nyari tukang sablon sama tukang jait, nungguin pengerjaan spanduk. but it was fun, sambil nungguin gw pergi ke toko alat musik 3 negeri di jalan soka bandung. dan disana lah untuk pertama kalinya gw ngeliat gitar applause by ovation.
disana agak bebas, jadi kita bisa nyobain sepuas kita. tadi sempet genjrang-genjreng nyobain ovation, trus ada gillmore (gitar buatan dalam negeri) yang bentuknya mirip-mirip sama ovation juga. tapi setelah gw peratiin, ternyata applause by ovation ae128 gak ada besi penguat necknya, jadi nya agak serem juga. di tiga negeri dijual Rp. 1.7 juta. malah murahan gillmore yang dijual Rp. 1.3 juta ( semuanya akustik elektrik ) dan ada besi penguat necknya, jadi kalo bengkok sewaktu-waktu bisa dilurusin lagi.
yeah, hobi gw mau ganti lagi, hmmmm pepatah mengatakan ” semua orang punya hobi ” tapi gw gak punya, berarti gw belum jadi orang. -_-
i used to be frightened of dying
i used to think death was the end
that was before – i’m not scared anymore
i know that my soul will transcend
i may never find all the answers
i may never understand why
i may never prove what i know to be true
but i know that i still have to try
if i die tomorrow i’d be alright
because i believe
that after we’re gone,
the spirit carries on
quote by patrick starfish
Published October 26, 2009 quote Leave a CommentTags: patrick, patrick starfish, spongebob
“dumb people are always blissfully unaware of how dumb they really are”
such a konyol UTS pandawa
Published October 22, 2009 itb , journal , life , love , quote 4 CommentsTags: love
listen, mario teguh wannabe pengen ngomong :
imagine, hha, anda sedang manghadapi ujian yang soalnya terdiri dari dua bagian. bagian satu berisi soal essay yang banyak dan panjangnya kek orang lagi ngantri zakat dan bagian kedua terdiri dari soal hitungan dimana disitu anda disuruh mencari jarak antara dua got (ngapain coba?)
saking yakinnya anda mengerjakan UTS karena openbook, anda kurang teliti. anda mengerjakan UTS dengan hati riang gembira, dan anda merasa terkejut karena anda menyadari bahwa waktu yang tersisa tinggal plus minus 10 menit lagi sementara anda masih berkutat di soal bagian satu. yeah tak bisa dipungkiri lagi bahwa anda mungkin merasa, voila inilah saatnya untuk menjawab soal hitungan dengan menembak jawaban, samain dengan contoh soal yang ada pada buku, just do it or never.
lalu andapun menyalin jawaban contoh soal pada lembar jawab ujian tanpa perlui menghitung lagi, toh mirip-mirip ini, anda mengerahkan segenap sisa kekuatan jari jemari anda, berpacu dengan waktu, namun disini anda adalah kudanya (OOT) dan yea, you did it, anda berhasil, anda lihat waktu di telepon genggam anda, pukul 16.06. anda merasa aneh karena waktu sudah lewat dari batas yang ditentukan namun jawaban belum juga dikumpul, sedangkan teman anda yang lain terlihat masih asik dengan lembar jawaban anda, sedang anda terlihat terengah-engah.
curiga, andapun kembali melihat soal dan menyadari bahwa di soal tersebut tertulis :
waktu ujian : 14.00 – 16.30
disaat seperti ini lah anda merawa bahwa judul postingan ini seharusnya adalah NGEPET jilid dua, anda masih ingat jilid satu? NGEPET jilid satu menyebabkan penulis blog ini tidak lulus, maka penulis cukup bijak untuk memberi judul lain. disaat seperti itulah anda akan berpikir bahwa lebih baik menghubungi orang yang selalu anda nantikan keberadaanya, baik nyata, suara maupun karakter dalam lcd handphone anda.
quote of the day
terlalu santai terkadang membuat anda menjadi orang yang terlalu terburu-buru
” the sky approach on my fortress!!! “
ketika kita tidak punya, kita ingin memiliki
ketika kita punya, kita takut kehilangan
ketika ingin memiliki, ada kegelisahan
ketika takut kehilangan, juga ada kegelisahan
isi sama dengan kosong, kosong sama dengan isi
“bersyukur dengan apa yang ada dan bersabar dengan apa yang tidak”





