i’ve told you before that my brain will work little bit better at midnight
, i just don’t know why…
ok, stop belajar bahasa inggrisnya

JK Collection
jadi begini, ngelihat cuplikan jusuf kala beberapa hari lalu di acara tv one, ada audience dari kadin yang melontarkan pertanyaan menarik, begini kira-kira ceritanya :
” Assalamualaikum pak jk “ <– skip dah, kelamaan ntar
” ‘JK’ telah dibuat sebagai merek sepatu oleh pengusaha sepatu cibaduyut, sebagai wujud cinta produk dalam negeri, apakah bapak sekarang memakainya? “
” bagaimana dengan sepatu anda? “ tanya JK
” maaf pak, tadi karena saya buru-buru…”
” bagaimana dengan tas anda? potong JK
dan si mbak-mbak penanya kena batunya karena barang-barang yang dipakai bukanlah produk dalam negeri
” Indonesia belum akan bisa maju sebelum kata-kata menjadi satu dengan perbuatan”
JK melanjutkan dan disambut tepuk tangan oleh hadirin, lalu beliau mencopot sepatunya, menunjukkan ke hadirin sambil bilang :
“lihat, JK collection” ucap beliau bangga dan disambut applause dari hadirin
nice quote dari pak JK, sudah saatnya kita mengendorse produk-produk kita, produk dalam negeri selama ini kurang diminati konsumen karena ada paradigma yang mengatakan bahwa kualitas sepatu produk dalam negeri selalu kalah dengan priduk impor, menurut saya pribadi masalahnya cuma karena teknik marketing yang dipakai orang kita kurang ok. kurang tahu kenapa tingkat gengsi masyarakat kita ini tinggi sekali, selalu ingin memakai produk asing, nike dan adidas misalnya, entah mereka tau atau tidak kalau sepatu nike diproduksi di indonesia, yang mereka beli selama ini cuma brand, merek atau cap istilah jawanya.
ok, granted, says selama ini masyarakat kita masih lebih senang mengkonsumsi produk asing. memang begitu keadaannya, trus gimana caranya supaya produk dalam negeri laku sehingga baik langsung maupun tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian? ini yang harus kita manfaatkan, solusinya menurut saya adalah dengan mengebrand produk lokal seolah-olah adalah produk asing, dari nama produk, kualitas, tampilan layout, market positioning, etc.
lama-lama mereka juga akan tahu bahwa itu adalah produk lokal, dan hal tersebut secara perlahan akan mangikis paradigma yang beredar selama ini, dan lama-kelamaan mereka akan tulus mencintai produk-produk dalam negeri.
contoh-contoh merek yang saya anggap berhasil melakukan ini adalah
j.co donuts –> johny andrean
edward forrer –> gw juga kaget waktu tau edward forrer adalah produk bandung.
eiger
tas bodypack
tas export
tas neosack
hammer
ada yang mau nambahin?
ps : tulisan dibuat melalui metode analisis asal-asalan dari gua
ngomongin sepatu, jadi inget kalo magetan juga terkenal dengan kerajinan kulitnya, selain kecelakaan pesawat tentunya
tulisan tentang local brand yang mungkin terkait