segala sesuatu tentang cinta

Kalian berkata : “cinta tidak tergantung pada kehendak dan ikhtiar kita tetapi karena tuntutan fitrah kita. saya misalnya mencintai makanan yang lezat dan buah buahan yang baik. saya juga mencintai orang tua, anak-anak, dan isteri. saya mencintai kekasih dan sahabat. saya mencintai para nabi dan wali. saya mencintai masa muda dan kehidupanku. saya pun  mencintai musim semi dan segala sesuatu yang indah serta dunia. bagaimana mungkin saya tidak mencintai semua ini? bagaimana saya mampu mempersembahkan seluruh rasa cinta ini kepada Dzat, nama-nama, dan sifat-sifat Allah swt? apa makna dari semua ini?

sebagai jawabannya kalian harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

pertama
meskipun rasa cinta tidak muncul karena kehendak dan ikhtiar kita, namun dengan ikhtiar yang ada arahnya bisa diubah dari kecintaan pada suatu obyek menuju pada obyek yang lain. Misalnya ketika keburukan dan hakikat dari sesuatu yang dicintai telah tampak, atau ketika diketahui bahwa ia menjadi penghalang atau cermin bagi Kekasih hakiki yang layak dicintai, arah cinta bisa dialihkan dari kekasih yang hanya bersifat metafora kepada kekasih hakiki.

kedua
kami tidak menyuruh agar engkau tidak mencintai semua yang engkau sebutkan tadi, tetapi kami hanya berpesan agar cintamu terhadap apa yang kau sebutkan tadi adalah demi Allah dan karena cinta kepada-Nya. Misalnya mencintai makanan yang enak, buah-buahan yang segar dari aspek karunia Allah dan anugerah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang merupakan bentuk rasa cinta terhadap nama ar-Rahman (Yang Maha Pengasih) dan al-Mun’im (Yang Maha Memberi nikmat). Ia merupakan bentuk syukur maknawi. yang menjadi petunjuk bahwa cinta ini bukan untuk memenuhi hawa nafsu; tetapi nama Ar-Rahman, adalah mencari rezeki yang halal disertai eprasaan cukup dalam batas-batas yang dibenarkan oleh agama dan memakannya dengan merenungkan rasa syukur.

Demikian halnya dengan kecintaan dan penghormatanmu kepada orang tua adalah demi rahmat dan kebijaksanaan kepada mereka perasaan kasih sayang sehingga mereka mau mengasuh dan mendidikmu dengan penuh kasih sayang dan bijaksana adalah milik Ilahi. Tanda cinta tadi ditujukan kepada Allah swt. engkau lebih banyak mencintai dan mencurahkan kasih sayang kepada mereka ketika mereka sudah tua, tidak ada lagi faedah bagimu dari mereka dan emreka menjatuhkan engkau dalam kesulitan. Allah berfirman

Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sudah berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, jangan sekali-kali kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan jangan pula membentak mereka. Namun, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayangdan berdoalah, “Wahai tuhanku, kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua telah mendidikku di waktu kecil (QS Al Isra/17:23-24)

Ayat diatas mengajak seluruh anak untuk memelihara hak orang tua dalam liima tingkatan. hal ini menunjukkan betapa pentintg berbakti kepada orang tua berikut buruknya sikap durhaka kepada mereka dalam pandangan Al-Qur’an,

Seorang ayah biasanya tidak mau seseorang lebih baik daripadanya kecuali oleh anaknya. sebagai balasan anak tidak boleh menuntut hak kepada ayahnya. jadi secara fitrah tidak ada pertengkaran antara anak dan kedua orang tua karena pertengkaran muncul dari dengki dan hasad. ayah tidak akan merasa dengki kepada anaknya. ertengkaran bisa juga bersumber dari kesalahan. anak tidak berhak untuk menuntut ayahnya. Bahkan jika ia melihat ayahnya berbuat kesalahan sekalipun, ia tetap tidak boleh memberontak dan mendurhakainya. artinya, siapa yang berdurhaka kepada orang tuanya serta menyakiti mereka berarti ia manusia yang telah berubah menjadi binatang buas.

mencintai dan melindungi anak dengan penuh kasih sayang dan belas kasih lantaran mereka merupakan karunia tuhan Yang Maha Penyayang dan Pemurah yang menjadi milik Allah SWT. Tanda yang menunjukkan bahwa cinta abadi tadi demi Allah SWT adalah bersabar disertai rasa syukur ketika sang anak meninggal tanpa menjerit dengan putus asa. seolah-olah ia berkata “makhluk ini adalah yang dicintai dan diberikan kepada penjagaan saya oleh Sang Pencipta. sekarang, kebijaksanaanNya memutuskan untuk mengambilnya kembali dariku ketempat yang lebih baik. Jika ada satu bagian jasaku yang tampak padanya, Allah Swt memiliki ribuan jasa hakiki terhadapnya. karena itu, sudah selayaknya rela menerima ketentuan Allah dengan ucapan al-hukmuliLLAH (ketentuan itu milik Allah)

bersambung…

20 makanan yang mengandung zat besi

Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh manusia. Fungsi dari zat besi adalah mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Zat besi bergabung dengan oksigen di dalam paru-paru dan melepaskan oksigen dalam darah yang memerlukan. Zat besi digunakan dalam pembuatan hemoglobin dan berperanan penting dalam fungsi normal daya tahan tubuh.

Kekurangan zat besi menyebabkan terhambatnya pasokan hemoglobin dalam darah. Penyakit karena kurangnya hemoglobin (sel darah merah) disebut anemia. Gejalanya biasa ditandai dengan kurang bergairah, mudah lelah dan lemas, pucat serta sering pusing.

Kekurangan zat besi bisa diatasi dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti bayam, kentang, daging sapi , dll.

Nah, berikut ini merupakan makanan sumber zat besi yang bisa Anda dapatkan secara mudah.

1. Kulit Kentang
Kulit Kentang, mungkin sebagian besar kita tidak memakan kulit dari kentang dan mengupasnya untuk dibuang. Ternyata studi menemukan bahwa kulit kentang memiliki zat besi lima kali lebih besar dibanding daging kentangnya sendiri. Jadi sekarang coba yah makan kentang dengan kulitnya.

2. Daun Bayam
Bayam, adalah sayuran yang sangat membantu kita untuk mengikat zat besi. Dengan bayam kita dapat mengikat banyak sekali zat besi, dan memang bayam sudah dikenal dapat mengurangi gejala anemia. Jadi jangan ragu untuk menyantap bayam setiap minggunya. Selain zat besi, bayam juga mengandung vitamin A.

3. Jagung
Jagung kaya akan zat besi dan tembaga. Jagung juga menjadi sumber yang baik untuk vitamin A dan C.

4. Kangkung
Kangkung adalah sumber yang sangat baik untuk vitamin A dan vitamin B serta C. Kangkung mengandung jumlah tinggi zat besi, kalsium, dan kalium.

5. Chard
Chard merupakan sayuran yang mengandung vitamin A dan zat besi.

6. Buah Aprikot
Buah ini mengandung zat besi yang sempurna untuk memastikan tubuh mendapatkan asupan zat besi.

7. Buah Bit hijau
Bit hijau merupakan sumber vitamin A dan B2. Bit hijau juga dapat memperkaya darah dengan besi dan mangan.

8. Buah jeruk
membantu memerangi penyakit akibat kekurangan vitamin C, karena buah jeruk mengandung asam folat.

9. Buah Prune
Buah Prune, adalah jenis buah yang memiliki banyak zat besi dibanding buah apel dan pepaya. Dalam jus prune terdapat 3mg zat besi. Jadi coba buah ini untuk memperlancar sirkulasi darah kita keseluruh tubuh.

10. Kacang tanah, kacang hijau dan kacang kedelai
Kacang tanah, kacang hijau dan kacang kedelai merupakan jenis kacang yang mudah diolah. 100 gram kacang kedelai mengandung 381 kkal energi, dan 10 mg zat besi. Sedangkan kacang hijau mengandung 323 kkal energi dan 7,5 zat besi per 100 gram.

11. Kacang Lentil
Lentil yang bentuknya bulat dan kecil ini bisa disajikan untuk menu sehari-hari. Bisa dibuat sup atau bubur manis. Dalam 1 cangkir lentils mengandung 6,6 mg zat besi.

12. Beras merah
sumber serat, vitamin E, asam folat, dan zat besi.

13. Roti Gandum
Roti Gandum adalah pilihan bagi para pelaku diet untuk memenuhiisi perutnya, selain itu ternyata gandum mengandung zat besi yang besar, selain memiliki fungsi mencegah penyakit jantung dan kanker. Jadi biarpun tidak melakukan diet roti gandum pun bisa menjadi pilihan buat pengikat zat besi kita.

14. Kismis
Kismis mengandung zat besi yang sangat tinggi. Kismis juga merupakan makanan yang bersifat basa dan dapat membantu mengatasi kondisi asam tubuh.

15. Sereal
Makanan yang sering disajikan untuk menu sarapan ini sangat baik untuk kesehatan. ¾ cangkir sereal mengandung 18 mg zat besi. Sedangkan 100 gram oatmeal instan mengandung 11 mg zat besi.

16. Buah Kering
Buah kismis, pig, apel, pir, aprikot dan peach adalah buah yang paling sering dikeringkan. Namun buah kering yang banyak mengandung zat besi adalah kismis dan plum. Dalam ½ cangkir kismis terdapat 1,9 mg zat besi dan dalam 1 cangkir plum terdapat 1 mg zat besi.

17. Yoghurt
Minimal anda akan mendapatkan sepertiga kandungan kalsium per hari dalam satu cangkir. Kalsium akan membangun dan mempertahankan kesehatan tulang.

18. Telur
Telur kaya akan semua mineral, termasuk besi, dan vitamin B. Telur ideal dikonsumsi saat sarapan karena mengandung jumlah energi memadai.

19. Daging Sapi
Daging merupakan bahan makanan hewani. Seperti daging sapi yang mudah diolah. Dalam 100 gram daging sapi segar mengandung 201 kkal energi, 14 gram lemak, dan 2,8 mg zat besi.

20. Ikan
Salah satu makanan laut ini dipercaya kaya akan omega-3 dan 6. Ikan baronang diketahui mengandung zat besi sebanyak 3,8 mg per 100 gram. Selian itu ikan sarden juga mengandung 2,5 mg zat besi per 100 gram. Ikan salmon merupakan sumber utama protein dan asam lemak omega 3. Dan jangan lupa satu lagi yaitu ikan tuna.

untuk pemuda yang sedang sakit

wahai orang yang mendapat cobaan dengan derita sakit! melalui pengalaman saya di zaman ini, saya telah membuktikan bahwa derita sakit adalah kemurahan ilahi dan anugerah rahmani bagi sebagian manusia. selama delapan atau sembilan tahun, beberapa pemuda menemuiku karena sakit mereka, dengan harapan saya mendoakan kesembuhan mereka, sesuatu yang bukan merupakan keahlian saya. kemudian, saya memperhatikan bahwa mereka yang menderita rasa pedih banyak bertafakur dan mengingat akhirat, serta tidak mabuk kelalaian masa muda. bahkan, sampai tingkat tertentu derita sakit tersebut menjaga diri mereka dari syahwat hewani.

saya mengingatkan mereka bahwa sesungguhnya saya senantiasa melihat derita sakit tersebut–termasuk kemampuan mereka menahannya–merupakan kebaikan ilahi dan anugerah dari Nya yang Maha Suci. karena itu saya berkata, “saudaraku, saya tidak bermusuhan dengan derita sakitmu ini, maka deritamu tidak menimbulkan saya rasa kasihan kepadamu yang membuat saya merasa perlu mendoakan kesembuhan dirimu. berusahalah menghias dirimu dengan sifat sabar dan tabah dalam menghadapi derita sakit, sampai engkau mrndapatkan kesadaran! Jika sakit tersebut telah menyelesaikan tugasnya, maka Allah swt, Sang Pencipta yang Maha Penyayang akan menyembuhkan engkau.”

saya juga berkata padanya,” sebagian orang sepertimu selalu mengguncang, bahkan menghancurkan kehidupan abadinya demi menikmati kesenangan lahiriah sesaat dari kehidupan dunia. dan itu disebabkan tenggelamnya mereka dalam sifat lupa zikir yang berasal dari cobaan kesehatan. mereka juga meninggalkan sholat fardhu lupa akan mati, dan tidak mengingat Allah swt. sementara, lewat derita sakit itu engkau melihat kuburan yang akan menjadi rumahmu yang pasti engkau tempati. engkau juga akan melihat tingkatan-tingkatan ukhrawiah yang lain dibaliknya. karena itu, engkau akan bergerak dan melangkah sesuai dengan hal tersebut. dengan demikian, derita sakitmu merupakan kesehatan bagimu, dan kesehatan yang dirasakan oleh sebagian orang seusiamu, merupakan penyakit bagi mereka.”

oleh : Bediuzzaman Said Nursi, penulis Risalah Nur

siapa manusia paling bahagia?

dunia bersifat fana, usia singkat, sementara kewajiban banyak, kehidupan abadi ditentukan disini, di dunia dimana ia bukan tak bertuan, dan yang menjamu adalah Tuhan pemurah dan maha bijak, yang tidak menyia-nyiakan balasan keburukan dan kebaikan serta tifak membebani manusia di atas kemampuan; lalu jalan lurus lebih dipilih dari jalan yang berisi kepedihan, sahabat dan pangkat yang bersifat duniawi hanya menemani sampai pintu kubur. jika demikian, maka manusia yang paling bahagia adalah yang tidak lupa krpada akhirat lantaran dunia; yang tidak mengorbankan akhiratnya demi dunia; yang tidak merusak kehidupan abadinya demi kehidupan duniawinya; yang tidak menghabiskan usianya pada sesuatu yang tidak berguna, yang tunduk pada perintah seperti tunduknya tamu kepada tuan rumah, sehingga dapat membuka pintu kubur dengan aman dan masuk ke negeri kebahagiaan dengan selamat.

oleh : Bediuzzaman Said Nursi, Penulis Risalah Nur

Hakikat Bismillah

Bismillah adalah awal dari semua kebaikan. karena itu kita memulai dengannya. wahai jiwa, ketahuilah bahwa disamping sebagai syiar islam, kalimat yang baik dan penuh berkah ini merupakan zikir seluruh entitas lewat lisan al-hal (keadaan) mereka. Jika engkau ingin mengetehaui sejauh mana kekuatan luiar biasa yang tak pernah habis terkandung dalam bismillah, serta sejauh mana keberkahan yang terdapat padanya, perhatikan perumpamaan singkat sebagai berikut ini.

seorang badui nomaden dan mengembara di padang pasir harus memiliki hubungan yang mengikat dengan pemimpin kabilahatau kepala suku, dan harus berada dalam perlindungannya agar selamat dari gangguan orang orang jahat, agar bisa menunaikan pekerjaannya, dan agar bisa mendapatkan berbagai kebutuhannya. Jika tidak, ia akan merana sendirian dalam kondisi cemas dan gelisah menghadapi banyak musuh dan kebutuhan yang tak terhingga.

begitu pula, pengembaraan yang sama dilakukan olah dua orang yang berbeda; yang pertama memiliki sifat rendah hati, sementara yang kedua memiliki sifat kebalikannya, berlaku sombong. orang yang rendah hati menisbatkan diri kepada penguasa, sementara yang sombong menolak untuk menisbatkan diri padanya. Keduanya berjalan di padang pasir tersebut. ketika orang yang menisbatkan diri kepada penguasa itu berkelana dengan aman di setiap tempat,kemudian bertemu perompak jalanan, ia berkata “Aku berjalan atas nama penguasa”. mendengar hal itu, perompak tadi lantas membiarkannya pergi dengan rasa aman. Dia masuk ke dalam kemah dengan dan disambut dengan penuh hormat berkat nama penguasa yang disandangnya. Adapun orang yang sombong ia menjumpai berbagai cobaan dan musibah yang tak terkira pasalnya, sepanjang perjalanan ia terus berada dalam ketakutan dan kecemasan. ia selalu meminta dikasihani sehingga membuat dirinya terhina.

Karena itu, wahai diri yang sombong, ketahuilah! engkau laksana Badui diatas. Dunia yang luas ini adalah padang pasir tersebut. kefakiran dan ketidakberdayaanmu tak terhingga serta musuh dan kebutuhanmu tak pernah habis. Jika demikian keadaannya, sandanglah nama Pemilik Hakiki dan Penguasa Abadi dari padang pasir ini agar engkau selamat dari meminta minta pada makhluk serta dari rasa cemas dalam menghadapi peristiwa.

Ya, kalimat Bismillah ini merupakan kekayaan besar yang penuh berkah bahwa, dengan perantaraan kalimat itu kefakiranmu yang terpaut dengan sebuah rahmat yang luas dan mutlak lebih luas dari seluruh entitas yang ada dalam dunia ini. Ketidakberdayaanmu juga terpaut dengan sebuah kekuatan besar dan mutlak yang memegang kendali seluruh wujud mulai dari atom hingga galaksi. Bahkan, semua kefakiran dan ketidakberdayaanmu menjadi sarana yang diterima oleh Sang Mahakuasa Yang Maha Penyayang, Pemilik Keagungan. Orang yang bergerak dengan kalimat tersebut bagaikan orang yang bergabung dalam pasukan. Ia beraktifitas atas nama negara tanpa takut kepada siapapun. Sebab, ia berbicara atas nama undang undang negara sehingga ia dapat menyelesaikan tugas dan tegar dalam menghadapi apapun.

Di awal kami telah menyatakan bawhwa semua entitas lewat lisan Al-hal (keadaannya) mengucap Bismillah. Benarkah menggiring manusia ke satu tempat serta memaksa mereka melakukan berbagai kewajiban, tentu engkau berkeyakinan bahwa orang itu tidak sedang mewakili dirinya dan tidak menggiring manusia atas nama dan kekuatannya. akan tetapi, ia seorang prajurit yang bertindak atas nama negara dan bersandar kepada kekuatan pemimpin.

Nah, seluruh entitas juga melakukan tugasnya atas nama Allah swt. Dengan nama Allah swt, benih-benih yang sangat kecil memikul sejumlah pohon yang sangat besar dan berat. Artinya, setiap pohon mengucap Bismillah, dan mengisi rantingnya dengan buah-buahan yang berasal dari kekayaan Rahmat Ilahi guna dipersembahkan kepada kita. Setiap kebun mengucap Bismillah. Ia menjadi dapur bagi kodrat Ilahi sebagai tempat untuk mematangkan berbagai makanan yang nikmat. Setiap hewan yang penuh berkah–seperti unta, kambing dan sapi–mengucap Bismillah ini. Mereka menjadi sumber yang memancarkan susu dari limpahan RahmatNya. Atas nama Zat Pemberi Rezeki ia berikan kepada kita nutrisi yang paling lembut dan paling bersih. Akar-akar setiap tumbuhan dan rumput mengucap Bismillah serta membelah batu karang yang keras dengan nama Allah ini. Dia berucap dan bergerak atas nama Allah dan ar-Rahman sehingga segala sesuatu tunduk kepadanya.

Ya, tersebarnya ranting di udara dan diiringi banyak buah, bercabangnya sejumlah akar di dalam batu karang yang keras dan ia menyimpan nutrisi di bawah tanah, lalu dedaunan yang hijau menahan cuaca panas, sementara ia tetap segar. Semua itu merupakan tamparan keras yang membungkam mulut kaum materialistis, yakni para penyembah kepercayaan hukum kausalitas sebab-akibat, sekaligus sebagai seruan keras yang menggema di wajah mereka dimana ia berbunyi, “kondisi keras dan panas yang kalian percayai sesungguhnya tidak bekerja atas dirinya sendiri melainkan hukum itu bekerja karena semata melaksanakan tugas sesuai perintah Tuhan, sebagaimana akar yang halus dan lembut melaksanakan perintah, seperti tongkat Musa, sehingga ia memecah batu karang:

“…Kami berfirman, “pukullah batu itu dengan tongkatmu” (qS. al-Baqarah [2]; 60)

Juga kondisi dedaunan yang segar laksana anggota tubuh Ibrahim as. yang ketika menerima kobaran panas membaca ayat :

“Kami berfirman, wahai api, jadilah engkau dingin dan selamat…” (QS. al-Anbiya [21]:69)

Jadi, selama segala sesuatu di alam ini mengucap Bismillah, secara maknawi, mendatangkan dan mempersembahkan nikmat Allah swt. kepada kita dengan Bismillah, maka kita juga harus memulai dengan Bismillah. Kita memberi dengan nama Allah dan mengambil dengan nama Allah. Demikian pula kita tidak boleh menerima dari kaum yang lalai, yang tidak memberi dengan nama Allah swt.

Pertanyaannya: Kita memperlihatkan penghormatan kepada orang yang menjadi sebab datangnya nikmat kepada kita. Lalu, apa yang dituntut dari kita oleh Allah sebagai Zat Pemilik seluruh nikmat itu?

Jawaban : Allah Pemberi nikmat hakiki menuntut tiga hal dari kita sebagai harga dari nikmat yang berharga tersebut. Pertama, zikir, kedua, syukur, dan ketiga, pikir.

Dalam hal ini Bismillah sebagai pembuka merupakan zikir, kalimat Hamdallah, al-Hamdulillah sebagai penutup adalah syukur, sementara apa yang berada di antara keduanya adalah pikir, yaitu merenungi dan menyadari bahwa nikmat-nikmat yang berharga tersebut merupakan mukzizat kodrat Tuhan Yang Maha Esa, serta hadiah rahmat-Nya yang luas.

Nah, perumpamaan orang yang mencium kaki pembantu karena telah menghantarkan hadiah raja sungguh sangat bodoh dan tolol, begitu pula memuja dan mencintai sebab sebab materi yang menjadi penghantar rezeki, dan melupakan sendiri siapa Pemberi Nikmat hakiki. Bukankah ini ribuan kali jauh lebih bodoh dari sikap hina itu?

wahai jiwa, jika engkau tidak mau seperti orang bodoh di atas, maka: Berilah atas nama Allah, Ambillah atas nama Allah; Mulailah atas nama Allah; Bekerjalah atas nama Allah.

Wassalam

oleh : Bediuzzaman Said Nursi

cara menyikapi masalah

“sebutir intan meskipun kusam selalu lebih disukai daripada sekeping kaca, atau batu, sebagaimanapun kaca atau batu itu telah digosok”

the true noble women

seorang wanita terhormat bagi saya adalah, seorang wanita yang benar benar menjaga hatinya hanya untuk suaminya nanti.

 

ikhlas

Allah Swt berfirman :
Al-Ikhlas itu adalah salah satu dari rahasia-rahasia-Ku,
yang telah Aku titipkan ke dalam hati
orang yang Aku cintai dari hamba-hamba-Ku.

(Hadits Qudsi, Bihar al-Anwar 70 : 249)

Rasulullah SAW bersabda, “Semua manusia celaka kecuali yang berilmu. yang berilmu itu (al-‘ulama) celaka kecuali yang beramal, dan semua orang yang beramal itu celaka kecuali orang yang ikhlas. dan orang ikhlas itu dihadapkan pada bahaya besar.”

Allah Swt. memiliki para malaikat yang berkeliling mencari majelis majelis dzikir. Apabila menemukan sebuah majelis zikir, mereka duduk bersama mereka dan menaungi mereka dengan sayap hingga menutupi antara mereka dengan langit dunia. Apabila telah bubar, mereka naik dan naik ke langit. Allah SWT. lalu bertanya kepada mereka — tentu Dia lebih tahu tentang orang-orang dalam majelis itu, “Dari mana kalian?” Mereka menjawab, “kami baru saja bersama hambaMu. mereka bertasbih, bertakbir, bertahlil, bertahmid, dan berdo’a kepadamu.” Allah bertanya, “Apa yang mereka minta?”

“mereka minta surga”.

“Apakah mereka melihat surgaku?”

“tidak, Tuhan.”

“apalagi kalau mereka melihat surgaku”.

“mereka juga berlindung kepada-Mu”.

“dari apa mereka berlindung kepada-Ku?”

“dari Neraka-Mu”.

“apakah mereka melihat neraka-Ku?”

“tidak”

“apalah lagi kalau mereka melihat neraka-Ku”

“mereka juga minta ampun kepada-Mu”

“Aku telah mengampuni mereka. Kuberi mereka apa yang mereka minta dan Kulindungi mereka dari apa yang mereka mintakan perlindungannya.”

“wahai Tuhan, di sana ada hamba yang banyak berbuat salah. Ia hanya lewat dan duduk bersama mereka.”

“Ia juga kuampuni. mereka adalah kaum yang tidak akan dikecewakan oleh teman duduk mereka (Allah).


sponsor

twitter.com/pipinpramudia

  • kok rasa rasanya yang meninggal itu pasti orang lain 10 hours ago
  • bangga punya ibu yang smart dan penuh strategi, event ke bapak sendiri :)) 5 days ago
  • @NajibRazak nah macam tu baru betul tuk 6 days ago
  • 2. "...Maryam pada kesuciannya hingga hamil tanpa sentuhan pria, Muhammad pada kejujurannya hingga dituduh berdusta" 1 week ago
  • 1. "Semua kan diuji atas hal yang paling dijunjung tinggi hati. Ibrahim pada cintanya hingga penyembelihan putra" 1 week ago
  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Add to Technorati Favorites Locations of visitors to this page

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Join 25 other followers