Archive for September, 2007

Ingin Cepat Kaya

“…dan saya cepat tepar”

judul diatas memang terasa pas buat orang yang jualan makanan di bandung. gimana gak mau disebut kek gitu, wong tadi sore saya beli kolak pisang yang porsinya cuma semangkok aja harganya Rp. 2500,00 . gimana gak cepet kaya coba?

dan bahwa “posisi menentukan prestasi” tu tidak hanya berlaku buat anak sekolaan aja. kosan saya secara kebetulan dan menyedihkan memang terletak di kawasan cukup elit di bandung. tapi kata-kata elit ini selalu bikin saya tambah sulit. makan standard nasi sayur ayam = 6000.
berbeda dengan di kosan deket monumen sono, atau di kosan yang beresiko di makan singa kalo-kalo kandang di kebun binatang bandung ini lupa dikunci sama pawangnya. <– makan di sini paling sekitar 4000 doang.
ah, cuma selisih 2000 doang….
2000 doang x 3 x 30 x 12 = 2.160.000
jadi “elit” = 2.000.000 an
itu baru asumsi kalo yang makan cuma satu orang doang. kalo banyak? itung aja ndiri. kalo penjualnya gak kaya, itu namanya kebangeten.

note : untuk yang tidak makan di bandung mungkin akan kesulitan mencerna isi dari entry ini…

BBB

BUKAN BLOGER BIASA

“ah, kenapa harus BBB? bencih aku”
sebenernya saya bukanlah seorang bloger, eh iya ding, lha wong saya punya blog kok. mau gak mau ya harus jadi bloger. tapi pengennya bukan jadi bloger biasa, biar bisa maen film juga πŸ˜›

say no to senior

GUA GAK SUKA SENIOR!!!
senior itu binatang karnivora
tukang embat
pemakan segalanya
@$#@$#@%!!!

the new cameramen (apa man?)

GRANDLAUNCHING ITB CAMPUS CHANNEL

“baru saya sadari bahwasanya jadi kameramen ternyata susah juga, kameranya berat dan tangan saya gemetaran, untung kameranya ada image stabilitzernya, sayangnya pundak saya tidak”

hari ini adalah hari peluncuran atau grandlaunching dari campuschannel ITB. apa itu campuschannel? yah, semacam jaringan televisi dalam kampus yang disiarkan secara streaming gitu deh (nama kerennya IP TV). campuschannel ini nantinya katanya juga akan merambah kampus-kampus lain, karena siang tadi saja di studio GTV (Ganesha Television) saya melihat shooting mata kuliah matematika yang nantinya akan disiarkan di universitas-universitas lain.

campuschannel ini merupakan hasil kerjasama dari 4 unit yang ada di kampus ITB di bawah naungan DEPKOMINFO KM ITB(kalau gak salah ya), adapun unit yang terlibat tersebut adalah :

1. Kantor Berita ITB
2. ARC (Amateur Radio Club)
3. Ganesha TV
4. Radio Kampus ITB
5. LFM (Liga Film Mahasiswa)

dan saya sendiri kebetulan adalah bagian dari GTV walaupun masih cakru. campuschannel ITB ini sepertinya adalah yang pertama dari campus-campus lain. dan saya cukup beruntung bisa terlibat dalam acara yang mungkin bisa dibilang sebagai sejarah ini( berlebihan mode : on ). kebetulan juga saya tadi juga berkesempatan megang-megang kamera (katanya seharga 30an juta bo) gitu lah pas sesi wawancara dengan mahasiswa-mahasiswi, dam sempet ada wartawan beneran juga yang motret-motret. yup, selangkah lagi untuk kenjadi orang jurnalistik atau wartawan.
well…kita nantikan saja perkembangan dari campuschannel berikutnyah.

tarif tol jakarta naik

APA HUBUNGANNYA DENGAN SAYA?
secara langsung memang gak ada hubungannya sih….

“Tarif Tol Jakarta Naik” , orang jakarta banyak yang mengeluh, petugas loket tol banyak yang dimaki-maki oleh pengguna tol.
Mungkin kebijakan tersebut mirip-mirip dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh rektor kampus saya yang seperti mempersulit warganya sendiri. boleh jadi efek yang ditimbulkan nantinya juga serupa. efek terbaik yang terjadi dalam skenario saya adalah :
1. orang-orang dari menggunakan kendaraan pribadi sebagai alat transportasi utama beralih ke alat transportasi umum seperti KRL danBUSWAY.
2. akan semakin sedikit mobil-mobil yang berkeliaran, sehingga mengurangi kemacetan sekaligus polusi.
3. akan semakin meningkatnya pelayanan dan fasilitas transportasi massa seperti BUSWAY dan KRL. <– nantinya penyedia layanan ini tidak akan merugi. sehingga pelayanan dan fasilitas akan lebih meningkat lagi. karena peningkatan tersebut artinya akan lebih banyak lagi pengguna transportasi umum sehingga mobil akan berkurang (ya, emang muter-muter dari tadi…)
4. semakin meningkatnya komunitas b2w (bike to work).
5. akan semakin berkurangnya kesenjangan sosial.

sayang di bandung belum ada jalan tol dalam kota, jadi kebijakan serupa tidak bisa dilaksanakan sehingga kemacetan disini masih cukup tinggi, apalagi untuk hari sabtu dan minggu yang hampir semua ruas jalan disini dijajah sama mobil berpelat B. berakhir pekan di bandung jadi tidak mengasyikkan lagi. misalnya kalau kita pengen ke lembang, baru sampai di cihampelas atau jalan setya budhi saja macetnya sudah nggak ketulungan, padahal ke lembang kan masih harus nanjak berkilo-kilo meter lagi. apa ongkos parkir aja ya yang dinaikkan? misalnya ongkos parkir dinaikkan jadi Rp.9372,51 dan itu diterapkan si semua tempat parkir dan harus dibayar dengan uang pas, kalau nggak punya uang pas? ya gak usah parkir. saya jamin kemacetan di kota bandung akan segera berkurang.

note : saya bisa ngomong kek gitu mungkin karena saya belum punya mobil, gak tau kalo ntar:P

semua karena puasa

sore itu saya sedang duduk-duduk di depan salah satu asrama menunggu seorang figuran yang tidak ada kaitannya dengan cerita ini ketika di depan saya lewat sebuah mobil jazz item yang diikuti oleh motor supra. eh, ada angin gak ada ujan mendadak si jazz berhenti begitu saja, apa yang terjadi kemudian bisa ditebak, si supra juga langsung ngerem dan berhenti mendadak :P. lalu si jazz mundur gitu aja dengan mendadak juga, si supra? sayang motor itu tidak punya gigi mundur dan akibatnya cukup fatal, motor beroda dua ini bertabrakan dengan jazz yang dibanderoll dengan harga lebih dari 100 juta itu(he..saya latian jadi wartawan). suasana hening dan mencekam saat itu, si jazz diem dan si supra juga diem (saya juga diem) kek pasutri lagi berantem. gak berapa lama kemudian pengemudi jazz turun,
“wah…bakalan seru nih” batin jahat saya.
yaelah…apa yang terjadi kemudian pemirsa? seara mengejutkan mereka malah sungkem-sungkeman saling rebutan salah.
“woi woi kalian! ini belum lebaran ya! yah…gak asik nih”
tapi bagus juga…mentang-mentang bulan puasa, coba kalau enggak, saya yakin bakal banyak binatang-binatang haram lepas dari kandangnya!

tanda tangan Arbain Rambey


pas seminar fotografi kemaren tepatnya saat sesi pemotretan model adalah momen yang cukup berharga buat saya. that is, saat peserta seminar lain sibuk mengeroyok model-model, saya samperin pak Arbain Rambey dan dapet tanda tangan dari beliau (cihuii). beliau juga sempet share ilmu-ilmu fotografi yang lain di luar materi yang diberikan saat seminar. kenapa saya tidak ikut ngerubung model-model tersebut? jawabannya simple, pak Arbain lebih ganteng dari pada model-model tersebut, iyalah secara modelnya cewe semua. boong ding, tepatnya saya gak punya kamera untuk bisa ikutan jeprat-jepret. huhuhu jadi g bisa ikutan lomba foto. gapapalah tanda-tangan dan ilmu dari pak Arbain Rambey lebih berharga dari semua itu, bahkan menurut saya lebih berharga daripada nilai dari seminar fotografi itu sendiri. perlu kalian ketahui bahwa Arbain Rambey adalah senior wartawan kompas dan merupakan salah satu fotografer yang terbaik di negeri ini. beliau adalah fotografer idola saya dan yang memotifasi saya untuk menjadi wartawan. apalagi latar belakang pendidikan pak Arbain adalah sama dengan saya dan dari kampus yang sama pula. hehe little bit narsis gapapalah. terima kasih Pak Arbain, semoga sukses dan sehat selalu, juga terima kasih kepada semuanyah….

ps : saya juga dapet tanda tangan Pak Makarios Soekojo (fotografer juga)

gege mengejar cinta

Gege Mengejar Cinta (GMC) merupakan novel ke dua dari adhitya mulya setelah sebelumnya menelorkan novel best seller “jomblo”. dan sejauh ini GMC merupakan novel paling kocak dan konyol yang pernah saya baca. novel ini menceritakan seorang tokoh bernama gege yang mencintai seorang bernama caca sejak dari dia masih kecil sampai dia lulus kuliah dan kerja. caca adalah seorang cewe populer sementara gege hanya seorang…biasa aja, sehingga mereka tidak pernah bisa deket plus caca pindah pula ke luar negeri. konflik justru muncul saat gege mulai menemukan caca kembali dan mulai deket dengannya. namun ironis karena di sisi lain ada tia (sahabat gege) yang selalu mencintai gege, sementara dia merasa gengsi untuk mengatakannya pada gege. disinilah gege dihadapkan pada suatu pertanyaan sulit antara memilih orang yang dia cintai atau orang yang mencintai dia(di bukunya sih juga ditulis gitu). lengkapnya baca sendiri deh…trus apa gunanya resensi coba?

well…dari segi cerita, novel ini sangat mudah dicerna. pokoknya ceritanya menghibur deh. hampir dari awal sampai 80% menjelang akhir cerita adalah komedi, bahkan dalam konflik puncaknya pun masih ada aja adegan-adegan humor disela-sela ketegangan dan kesedihan. tapi ada satu kelemahan dalam novel ini yang cukup mengganggu yaitu lagi-lagi GMC harus barakhir sad seperti novel adhit sebelumnya. novel ini menurut saya jauh lebih bagus dan menarik dari jomblo, tapi entah kenapa GMC tidak sepopuler jomblo. untuk diangkat ke dalam film keknya juga agak susah mengingat latar, setting, serta adegan-adegan yang sepertinya cukup mahal untuk difilmkan. tapi overall, novel ini mampu mengangkat 4 jempol saya. bahkan kalau jempol saya lebih, saya mau-mau aja mengangkatnya lagi. Pokoknya novel ini ratingnya wajib dibaca atau istilah inggrisnya highly recommended. oiya, satu lagi kelebihan adhitya mulya adalah kepiawaiannya dalam mendeskripsikan sosok perempuan sehingga cewe-cewe yang di deskripsikan adhit selalu tipe saya banget, hhe. semoga yang tipe seperti caca masi ada sisa barang sebiji buat sayah,amin.

ps : mohon maaf kepada semuanya terutama kepada pemilik novel karena ini adalah resensi pertama sayah, saya jamin resensi-resensi berikutnya bakal tidak jauh dari ini. selamat berpuasa…. sumber gambar : http://www.keluargapengarang.wordpress.com

bike to work

TO CAMPUS JUGA ASYIK…

oleh karena keluarnya kebijakan baru di ITB yang melarang berbagai macam jenis kendaraan bermesin masuk kampus, saya jadi pengen selingkuh juga dari motor kesayangan saya ke sepeda. asik juga kayanya ke kampus make sepeda. itung-itung ngurangin polusi, ngirit ongkos bensin, sekalian olahraga. seperti sambil menyelam minum es campur plus makan cumi-cumi bakar, mmmhhhh…..sedaaaap!. kalo sambil menyelam minum air mah namanya tenggelem. harga sepeda kira-kira berapaan yak? 200rb dapet gak yah? btw para blogger tercintah yang mungkin baca blog saya, kita bikin kampanye b2w (bike to work) yuk?! atau bike to school gitu deh, asik kan kalo dijalan-jalan di indonesia banyak yang make sepeda dan kendaraan-kendaraan bermotor yang lain pada ilang satu-satu. jadilah bagian dari perubahaan!! hehe. saya jadi punya ide jail nih…ntar saya pengen bikin selebaran yang berisi ajakan make sepeda gitu. trus saya sebarin diseluruh penjuru pelosok kampus dan akan saya tempel dimana-mana….
tapi saya sendiri harus punya sepeda dulu kan? soalnya gak lucu aja saya ngajakin repot-repot ngajakin orang make sepeda sementara saya sendiri masih make motor ke kampus. kita harus menjadi suri tauladan yang baik, isn’t it?

hari kemarin harus lebih buruk dari hari ini

judul lu ngaco terus DODOL!!!

asumsikan ini tanggal 5 september (postingan KADALuarsa)

gara-gara hari kemarin, hari ini gw jadi buruk, entah hari esok. ada apa dengan kemarin?AADK. begini ceritanya :
kemarin :
saya telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk hari ini. saya menyusun rencana untuk bolos kuliah hari ini karena ada seminar fotografi di STMIK LIKMI dengan pembicara Arbain Rambey dan Makarion Soekojo. acara ini di mulai pukul 9.
hari ini :
pukul 9 lebih sedikit saya berangkat ke LIKMI dengan semangat menggebu. sampai di LIKMI.
sayah : maaf mbak, seminarnya di ruang mana yah?
Resep Si Onis : seminar apa ya?
sayah : lah? fotografi kan?
R S O (disingkat) : oooohhh…mau daftar mah disini ajah…
sayah : lah? kan kemarin uuudah, seminarnya hari ini kan? hari rabu?
R S O : uya memang hari rabu, tapikan masih tanggal 12
sayah : (jeng jeng!!!) masih? <– sambil ngeliat hape
sayah lagi dalam hati tapinyah : O M G, sekarang baru tanggal 5

hancurlah masa depan sayah karena bolos kuliah untuk hal yang bukan apa-apa.
duh, jadi lemot gini dengkul sayah.

sekedar informasi…
SEMINAR FOTOGRAFI
tanggal 12 september 2007
di STMIK LIKMI
pukul : 09.00 – 17.00
Lokasi :
STMIK LIKMI Bandung
Jl. Ir H Juanda No. (lupa)
pembicara :
Arbain Rambey
Daftar :
Telp. 022.2502121 Fax 022.2505151
Biaya :
* Rp.75.000 (UMUM)
* Rp.50.000 (Mahasiswa / Pelanggan Majalah InfoKomputer)
Materi :
* Memahami Sistem Kamera Digital
* Teknik Memotret dengan Kamera Digital
* Cara Mendapat Kualitas Gambar Digital Optimal
* Aspek Kreatif pada Fotografi Digital dan banyak lagi.
Fasilitas :
* 1 buah buku Dasar Fotografi Digital(Makarios Soekojo) senilai Rp.50.000
* 1 buah Majalah InfoKomputer edisi terbaru senilai Rp.35.000
* Makan siang dan snack
* Sertifikat
* Kesempatan memotret model.
* Kesempatan meraih hadiah menarik dengan mengikuti Lomba Foto On The Spot

ps : ada yang bisa minjemin saya kamera digital gak?


sponsor

twitter.com/pipinpramudia

  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Add to Technorati Favorites Locations of visitors to this page