“menjadi orang (sok) sibuk itu ternyata mengasyikkan juga, pada awalnya memang bisa bikin stress berat, jarang ada waktu untuk bersantai, tetapi begitu ada sedikit waktu untuk bersantai, jadi terasa lebih mengasyikkan, waktu jadi terasa lebih berharga”

setelah sekian lama tidak posting….

parongpong, 03-11-2007

saya menjadi panitia acara pariwisata karyawan. kebetulan saya di bagian dokumentasi. memang biasanya saya kalo terdaftar sebagai panitia, bagian saya pasti tidak jauh-jauh dari dokumentasi. acara karyawan ini mengambil acara di parongpong, di villa merah. saya sudah sering denger nama ‘villa merah’, tetapi baru kali ini bisa nginep disini. tempatnya susah dijangkau ternyata, harus masuk dulu dari jalan beraspal sekitar berkilo-kilo meter. jalannya menanjak dan tanpa aspal, tetapi tempatnya sangat mengasikkan karena terletak di atas bukit yang dikelilingi oleh perkebunan teh. villa ini milik PTPN, gedungnya sendiri juga bekas peninggalan belanda. namun didalamnya sangat terasa nyaman karena saya nginep disini gratisan ^^.

hal yang sangat disayangkan adalah tidak adanya air hangat sehingga saya tidak berani mandi, padahal sorenya saya kringetan karena asik maen futsal bareng temen-temen dan karyawan. Abis badan saya dibantai sama karyawan yang hobby fitness dan aktif ikut tarung derajat. malamnya saat karyawan lagi menikmati banyolan dari temen-temen seksi acara, saya dengan beberapa temen lain nyiapin areng di belakang villa buat bakar jagung. asik deh acaranya.

malemnya saya tidur dilantai karena gak kebagian temapat tidur😦.

yang pengen nginep di villa merah juga, harga sewanya permalam 800.000 rupiah saja, lumayan buat tempat bersemedi, tempatnya sepi😛.

pagi-pagi kita siap-siap buat perjalanan selanjutnya menuju danau yang ada di bandung selatang, lupa namanya, yang jelas lokasinya ada di deket ciwidey. masuk tempat itu juga sialan sekali, kita sebagai panitia mesti otot-ototan dulu sama polisi yang ngater kita masuk karena dia minta duit 700.000, buset dah, dasar polisi. kita sih nawarnya 350.000. tapi polisi malah marah-marah dan ngomong gini…
” apa-apaan kalian ini, saya ini polisi, gaji saya paling rendah dua juta perbulan ”
” malu saya ngomong sama kalian…” kata dia sambil pura-pura mau pergi.
eh ujung-ujungnya 400.000 diembat juga😛. oalah bapak polisi yang terhormat, justru kalo bapak merasa gaji bapak banyak, ya ngapain juga mesti minta-minta duit semacam itu.

“sekian dulu, ntar dilanjutin….”

numpang ngiklan :

ayo ayo mau bikin jaket angkatanjaket distro? jaket keren? silakan kunjungi ahlinya jaket di sini

0 Responses to “”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




sponsor

twitter.com/pipinpramudia

  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Add to Technorati Favorites Locations of visitors to this page

    %d bloggers like this: