berkebun pun ada ilmunya di al qur’an

artikel ini saya ambil dari website pak Muhaimin Iqbal :

Dalam hal bahan pangan misalnya, Al-Qur’an memberi kita kabar baik bahwa Allah mengisi bumi dengan bahan pangan dua kali lamanya dibandingkan dengan penciptaan bumi itu sendiri.  Bumi diciptakan dalam dua masa, sedangkan untuk mengisi-nya perlu empat masa sebagaimana ayat berikut :

Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam” . Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.” ( QS Fushshilat 9-10).

Jadi bahan pangan itu diciptakan secara cukup oleh Allah, bahkan juga diajarkan dengan sangat detil kepada kita bagaimana berkebun misalnya, : “Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki,  Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya dua buah kebun anggur dan Kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon kurma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang. Kedua buah kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikit pun dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu…”.

Lihat betapa detilnya Allah mengajari kita untuk berkebun yang baik, di sisi paling luar dari kebun adalah pohon-pohon yang tinggi (seperti kurma dlsb), kemudian di dalamnya adalah kelas semak (seperti anggur dlsb) dan paling dalam adalah ladang untuk bahan pangan (gandum, jagung, padi dlsb).

Menurt para ahli pertanian atau perkebunan, model pengelolaan kebun semacam inilah yang paling efektif. Pohon tinggi diluar memberi perlindungan dari angin terhadap pohon semak dan padi-padian di dalamnya. Susunan demikian juga mampu menghasilkan suhu udara dan kelembaban ideal untuk tumbuhnya pohon dan tanaman di kebun ini. Absorbsi air hujan akan optimal dan evaporasi air berkurang, air akan dihemat dan tersedia cukup untuk kebun yang bersangkutan.

Nah dengan petunjuk yang begitu gamblang tersebut, mengapa penduduk negeri ini dan beberapa negeri lain sampai terancam kekurangan pangan ?. Saya melihat setidaknya ada dua masalah yang perlu dipecahkan.

Pertama adalah kebun-kebun dan tanah yang seharusnya produktif dan dalam areal luas di negeri ini banyak yang terlantar – berpuluh kebun terlantar semacam ini ada di Jawa Barat saja yang hanya beberapa jam dari ibukota, belum yang jauh seperti di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Irian dlsb !. Yang punya otoritas terhadap kebun-kebun ini tidak tertarik untuk memakmurkannya, sementara yang ingin memakmurkannya tidak memiliki otoritas terhadap kebun tersebut.

Akses untuk orang awam seperti kita untuk bisa mengolah kebun semacam ini sungguh tidak mudah !, lebih dari tiga tahun kami mendekati sejumlah pemilik kebun yang terlantar atau yang setengah terlantar tersebut – sejauh ini baru satu yang kami berhasil masuk sedikit demi sedikit. Selebihnya akan terus kami usahakan.

Kedua adalah pemaham terhadap petunjuk Al-Qur’an seperti untuk memakmurkan kebun ini yang juga belum membudaya – apalagi meng-implementasikan-nya. Yang hafal Al-Qur’an dan memahaminya duduk di majlis-majlis ilmu, sedangkan yang di lapangan bersusah payah berkebun – tanpa memahami  adanya petunjuk semacam ini !.

Untuk yang kedua ini solusinya harus dua arah, pertama harus ada niat dan kemauan  dari para pekebun untuk mempelajari petunjuk Qur’ani disamping  pendekatan empiris dari best practice mereka  di lapangan. Kedua kepada para ulama yang sangat memahami tafsir-tafsir Al-Qur’an, kini waktunya untuk mengajarkan ilmunya yang aplikatif dan solutif kepada para praktisi lapangan sesuai bidangnya masing-masing.

Dengan dua pendekatan tersebut diatas, Insyaallah bumi yang telah diisi dengan  sebab-sebab tersedianya bahan pangan yang cukup dalam empat masa oleh Allah ini – benar-benar dapat memakmurkan penduduk yang mengikuti petunjukNya.

1 Response to “berkebun pun ada ilmunya di al qur’an”


  1. 1 jasa seo profesional October 9, 2014 at 2:13 am

    Excellent way of telling, and good paragraph to get information regarding my
    presentation subject matter, which i am going to
    convey in school.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




sponsor

twitter.com/pipinpramudia

  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Add to Technorati Favorites Locations of visitors to this page

    %d bloggers like this: