riba

syahdan, pada jaman dahulu kala😛, katakanlah pada tahun 1980 hiduplah keluarga kecil yang sangat miskin, terdiri dari seorang ayah yang sakit-sakitan, dan seorang bayi yang masih, yaaa masih bayi lah. ibu dari bayi tersebut telah meninggal akibat melahirkan bayi tersebut. meskipun miskin keluarga kecil tersebut memiliki sapi yang sangat gemuk dan sehat. itulah harta mereka satu satunya.

pada suatu hari si Ayah telah merasakan bahwa umurnya tidak akan panjang lagi, sementara itu dia memiliki anak yang masih bayi. maka si Ayah mendatangi adiknya (paman si bayi) untuk menitipkan anak satu satunya tersebut. sambil batuk batuk seperti di sinetron beliau berpesan kepada adiknya “dho (sebut saja nama adiknya ridho :P) ! umur kakak tidak akan lama lagi, uhuk uhuk, kakak titip bunga ya (sebut saja nama bayinya bunga) jagalah dia sampai dewasa, sebagai warisan, jual lah sapi kakak, simpan uangnya, dan berikan ketika dia sudah dewasa dan mengerti uang buat bekal dia. lalu si Ayah meninggal di pangkuan si paman.

mengikuti wasiat kakaknya, si paman menjual sapi yang gemuk tersebut seharga satu juta, dan menyimpan uangnya untuk diberikan kepada bunga ketika nanti dia sudah dewasa.

20 tahun kemudian pada tahun 2000

si bunga tumbuh menjadi gadis dewasa yang cantik dan banyak teman, si paman yang memegang amanah tersebut merasa bahwa sekarang lah waktunya untuk memberikan harta warisan peninggalan ayah bunga. maka si paman memanggil bunga dan berkata :

“bunga, ketika ayahmu meninggal, dia menitipkan uang hasil penjualan sapi kepadaku untuk diberikan kepadamu ketika kamu sudah dewasa, paman merasa bahwa sekarang kamu telah cukup dewasa, dan sekaranglah saatnya bagi paman untuk menyerahkan uang satu juta itu padamu”

“uang satu juta jaman sekarang buat apa paman?” kata bunga

“yah, lumayanlah, kamu bisa lah traktir hanamasa buat temen-temen kamu ber delapan” pamannya menjawab.

–END–

itulah salah satu contoh sederhana dari riba, sapi duapuluh tahun yang lalu katakanlah satu juta, sekarang harganya sudah 10 juta. itu terjadi karena adanya inflasi, inflasi terjadi karena adanya riba, atau membungakan pinjaman, sedangkan semua bank diseluruh dunia ini membungakan pinjaman.

berbeda kalau dengan menggunakan emas, kambing pada jaman Rasulullah harganya satu dinar, sekarang pun harganya kira kira masih satu dinar.

1 dinar = 4.25 gram emas 22 karat

“…padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba serta menyuburkan sedekah…”

1 Response to “riba”


  1. 1 silenceraloner August 7, 2011 at 9:28 pm

    Ehem..!!!
    Kayanya ada yang nyepet gw nih…Hahaha..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




sponsor

twitter.com/pipinpramudia

  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Add to Technorati Favorites Locations of visitors to this page

    %d bloggers like this: