Archive for January, 2012

freak!

cara mengirim dan mengambil uang lewat western union

Western Union adalah jasa pengiriman uang dari dan ke berbagai negara di dunia. Western Union menggunakan tekologi elektronik yang secara online dan real time menjangkau ke berbagai pelosok / penjuru dunia termasuk Indonesia. Jutaan orang setiap tahun menggunakan WU sebagai jasa kirim / transfer uang karena aman, mudah, cepat dan terpercaya yang telah melayani banyak negara di dunia.

Berikut ini adalah sekelumit keunggulan Western Union dibandingkan dengan jasa pengiriman uang lainnya :
1. Dalam hitungan detik uang sudah dapat diambil.
2. Tersebar di sekitar 200 negata dan 170.000 agen.
3. Aman karena dilengkapi dengan sistem yang aman .
4. Biaya pengiriman yang terjangkau.
5. Tidak perlu punya rekening bank atau punya domisili di suatu tempat.
6. Pada umumnya hanya pengirim uang yang dikenakan biaya. Penerima mungkin hanya membayar ongkos bea materai.
7. Tidak ada jumlah minimal uang yang dikirim.

Produk jasa layanan Western Union :
– Will Call : Penerima uang adalah perorangan / individu non badan usaha.
– Quick Pay : Penerima uang adalah badan usaha.
– Layanan Tambahan / Ekstra :
a. pengiriman berita
b. tes pertanyaan / sandi : test question, hanya untuk negara tertentu demi melindungi uang anda dari penipu.
c. pengiriman ke alamat penerima : physical delivery, hanya untuk negara tertentu.
d. notifikasi penerima lewat telepon : phone notification, hanya untuk negara tertentu.

Western Union Indonesia dapat ditemui di banyak tempat yang juga melayani jasa keuangan dan pengiriman barang seperti :

– Kantor Pos
– Tiki
– Bank Mandiri
– Bank Syariah Mandiri
– Bank BII
– Bang Niaga
– Bank BRI
– Dan masih banyak lagi lainnya

Pastikan terdapat logo Western Union di lokasi-lokasi tersebut atau tanyakan lewat telepon, kunjungi website (situs web) atau datang langsung untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Berikut adalah panduan umum untuk pengiriman dan penerimaan uang dengan Western Union Indonesia :

A. Panduang Mengirim Uang Dengan Western Union / WU Indonesia

1. Mengisi form aplikasi pengiriman uang.
2. Memperlihatkan atau menyerahkan bukti identitas diri yang berlaku seperti KTP,SIM, Passport.
3. Membayar biaya pengiriman dan uang yang akan di transfer ke penerima.
4. Memberitahu data pengiriman kepada penerima uang, yakni data nama pengirim, jumlah uang yang dikirim, negara asal transfer dan nomor referensi / kode transfer pengiriman uang.

B. Panduang Menerima Uang Dengan Western Union / WU Indonesia

1. Mengisi form aplikasi penerimaan uang.
2. Memperlihatkan atau menyerahkan bukti identitas diri yang berlaku seperti KTP,SIM, Passport.
3. Mengetahui data pengiriman seperti data nama pengirim, jumlah uang yang dikirim, negara asal transfer dan nomor referensi / kode transfer pengiriman uang.
4. Membayar biaya yang dikenakan.

Baik si penerima maupun pengirim dapat secara bersamaan berada di western union yang berbeda dan berkomunikasi via ponsel pribadi untuk mengirim dan menerima uang dalam waktu yang hampir bersamaan. Selamat berkirim-kiriman uang secara mudah, cepat dan aman.

politikus dan popok

persamaan dari politikus dan popok adalah, bahwa keduanya harus sering sering diganti karena lama lama keduanya menjadi kotor.

sumber : 9gag.com

as simple as warren buffet

https://i2.wp.com/d24w6bsrhbeh9d.cloudfront.net/photo/1899211_460s.jpg

Railbus Solo – Wonogiri Produksi PT INKA

“sebelumnya pengen bilang aja, ada beberapa artikel di blog gw ini yang memang copy paste, berarti artikel itu penting buat gw, untuk suatu saat nanti gw baca baca lagi jika membutuhkan, dan untuk nyebarin informasi bermanfaat pula, untuk artikel copy paste biasanya gw cantumin juga kok sumbernya. jadi kok ya masih ada aja orang komen di artikel kopi pastean yang isinya gini : “anda ini rasanya bicara aja tanpa pernah mengalaminya” , lama lama geli juga sama orang macem ini, dibawah udah jelas jelas ada tulisan sumbernya dari kaskus. haha. nih gw kasih artikel kopi paste lagi”

railbus solo-wonogiri

railbus solo-wonogiri

Pertumbuhan Perekonomian nasional menunjukkan angka pertumbuhan yang signifikan ditengah krisis global yang belum pulih, membawa dampak pada peningkatan kegiatan Perekonomian utamanya pada kegiatan sektor riil di kota-kota besar. Surakarta atau yang lebih dikenal dengan Solo merupakan salah satu kota yang telah berbenah untuk menjadi salah satu penyokong pertumbuhan khususnya di Jawa Tengah. Dengan ikon “The Spirit of Java” kota solo tengah mempersiapkan diri di segala sektor. Sektor infrastruktur yang memegang peran vital untuk mendukung ikon tersebut terus dibenahi dan ditingkatkan.
Dalam sektor transportasi khususnya kereta api, lintas Solo – Wonogiri yang telah lama tidak aktif dihidupkan kembali. Jalur ini sangat unik karena melintasi tengah kota Solo untuk menuju Wonogiri utamanya pusat kegiatan perekonomian seperti pasar dan mall maupun wisata yaitu Keraton Solo.
Moda transportasi seperti Railbus merupakan salah satu angkutan perkotaan yang  mulai diperkenalkan dan dioperasikan di Indonesi pada tahun 2008 di Palembang, Sumatera Selatan untuk melayani rute Kertapati – Indralaya (kampus Universitas Sriwijaya). Rute ini diperuntukkan khusus bagi angkutan mahasiswa Unsri untuk mendukung kegiatan belajar dan merupakan pesanan dari Pemprov Sumatra Selatan melalui Kementrian Perhubungan.
Railbus Solo Wonogiri ini merupakan pesanan dari pemerintah pusat melalui Ditjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan dengan nilai proyekRp. 16 M. Terdiri dari 3 rangkaian yangdilengkapi dengan rak bagasi dan pendingin AC. Kombinasi warna interior dan eksteriornya mencerminkan dari Spirit of Java dengan kandungan lokal yang mencapai 70 % dengan dukungan BUMN PT. KS, PINDAD dengan PT INKA sebagai tempat pembuatannya.
Tahun 2010 PT. INKA telah membukukan pendapatan senilai Rp. 619 M dengan Pesanan Masuk (kontrak) yang diperoleh mencapai 1 Triliun. Pencapaian ini diperoleh melaui dana DIPA Kementrian Perhubungan melalui kontrak jamak(multi years). Dari jumlah tersebut pasar terbesar pada Ditjen Perkeretaapian Kemenhub sebesar 75% dan pasar PT. KAI 13% serta pasar eksport dan swasta senilai 12%. Pada tahun 2011 ini sejumlah produk dari Kemenhub seperti KRL, KRDI dan KRDE siap diluncurkan. Produk lainnya seperti K-3 yang dilengkapi AC akan diselesaikan untuk menunjang angkutan lebaran tahun 2011. Untuk pesanan dari PT. KAI yaitu gerbong batubara dalam peroses pengerjaan. Pasar ekspor pada tahun ini 14 kereta penumpang stainless steel dan 2 unit kereta pembangkit (PGC) yang merupan pesanan dari Malaysia akan diserahkan pada akhir tahun 2011.
PT INKA dengan semangat I’M PRO (Integritas Mutu Profesional) terus melakukan pengembangan produk untuk mendukung sitem angkutan terpadu perkotaan, feeder line dan komuter regional. INKA juga sedang mengembangkan angkutan perkotaan yang sesuai untuk perkotaan antara lain TRAM, MRT ataupun monorail dan articulated bus untuk medukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

sumber : http://www.inka.web.id

 

just awesome quotation from awesome mario teguh :)

Untuk yang ingin tahu
masa depan, …

Tuhanku Yang Maha Lembut,

… Aku frustrasi dengan tak jelasnya
masa depanku.

Dan Engkau tersenyum
saat aku berupaya mengintip masa depanku.

Engkau ingin aku tetap tak tahu,
agar aku tetap bekerja keras
dan tetap berharap hanya kepada-Mu

Tuhan,
biarlah aku tak tahu masa depanku,
tapi bantulah aku sampai di masa depan
yang damai dan kaya.

Boleh begitu khan ya Tuhan?

Aamiin

Mario Teguh – Loving you all as always

yes, you kill her

https://i2.wp.com/d24w6bsrhbeh9d.cloudfront.net/photo/1643094_700b.jpg

logikanya begini…

nemu bacaan seru nih dari blog tetangga, baca aja deh…

Seorang kyai tua tinggal beberapa ratus meter dari surau-nya yang selalu sepi. Dia selalu bangun satu jam menjelang subuh dan kemudian berjalan ke surau. Di keheningan malam desa, bakyak (alas kaki dari kayu) Pak Kyai ini menjadi pertanda awal pagi bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang jalan antara rumah Pak Kyai dengan suraunya. Begitu mendengar suara teklek – teklek –teklek , masyarakat yang punya urusan pagi itu segera bangun untuk memulai urusannya.

Ada yang berangkat ke pasar pagi-pagi di hari pasaran, ada yang mulai masak untuk membuka warungnya dlsb – namun tetap sangat sedikit yang kemudian mengikuti Pak Kyai ke surau. Hanya beberapa orang saja yang setia bermakmum di belakangnya ketika sholat subuh ditegakkan.

Mengamati perilaku masyarakat yang dilaluinya, dalam setiap kesempatan Pak Kyai ini ingin selalu mendakwahi mereka. Maka suatu pagi sepulang sholat subuh dia ingin mampir ke si mbok tukang nasi pecel dan suaminya yang tidak pernah dilihatnya ke surau.

Setelah selesai makan nasi pecel dari warung tersebut Pak Kyai mulai dengan strategi dakwahnya, dia bertanya ke si embok : “bapake teng pundi, kok mboten ketingal ?” (bapak kemana kok tidak kelihatan) ; dijawab oleh si embok : “Wonten wingking, mbantu nggodok toya” (di belakang, membantu masak air).

Lalu Pak Kyai melanjutkan dialognya dalam bahasa jawab tetapi langsung saya artikan yang kurang lebih begini : “Setiap saya berjalan ke surau, saya melihat warung ini masih tutup, dan ketika saya pulang warung ini sudah selalu buka…, apa yang membuatnya demikian ?”. Si embok menjawab : “Iya Pak Kyai, kami terbangun setiap mendengar bakyak Pak Kyai – untuk terus mulai masak dan membuka warung ini…”.

Pak Kyai yang sekaligus merangkap muadzin ini, mulai menangkap peluang untuk mendakwahinya , dia bertanya : “lho, kenapa yang di dengar kok suara bakyak saya – bukan ajakan saya untuk sholat di surau/masjid  (suara adzan ) ?”.  Dengan agak malu-malu si embok berusaha menjelaskan alasan suaminya tidak ke surau : “Anu Pak Kyai, suara bakyak Pak Kyai bisa membangunkan kami, terus kami dapat mulai buka warung dan langsung dapat uang untuk makan sekeluarga. Ajakan sholat (adzan) Pak Kyai mengajak kami ke surau lha terus yang mencarikan uang kami siapa ?”.

Sambil pingin meyakinkan Pak Kyai dengan argumennya, si embok balik bertanya : “Gusti Allah niku nopo estu enten nggih Pak Kyai ?, kok kulo nyuwon nopo-nopo dereng diparingi, dadosi tasih kedah kerjo ngaten niki…!” (Allah itu apa bener-bener ada sih Pak Kyai, kok saya minta apa saja belum ada yang diberi, jadi masih harus kerja seperti ini…!).

Mendapat pertanyaan yang seolah cerdas ini Pak Kyai desa ini tidak mau langsung menjawabnya, pertama karena pertanyaan ini tidak diantisipasinya – dia tidak langsung siap jawabannya saat itu, kedua dia tidak ingin berargumen dengan target dakwahnya pagi ini.

Setelah selesai makan nasi pecel Pak Kyai beranjak pergi , di tengah jalan dilihatnya ada gelandangan dengan badan dan baju yang kotor, rambut berantakan dan selalu menengadahkan tangan minta-minta pada orang yang lalu lalang dengan kalimat standarnya yang memelas “…telung dinten dereng mangan…” (tiga hari belum makan).

Pak Kyai merasa dapat ilham langsung balik ke warung nasi pecel tadi, dengan bergegas dia menyampaikan ke si embok yang tadi melayani dia : “Mbok, mbok, sampeyan lihat tukang ngemis disana itu…?”, si embok menjawabnya : “ Oh Iya pak Kyai, memang pekerjaannya setiap hari disitu ya begitu…”.

Pak Kyai melanjutkan : “Lantas mengapa embok tidak memberinya makan nasi pecel ini ?, nasi pecel disini kan banyak sekali – dia tidak perlu bekerja dengan mengemis setiap hari kalau setiap dia datang ke warung ini embok langsung beri dia makan…!”.

Si mbok kaget dengan saran Pak Kyai ini, dia menjawab : “Pak Kyai ini bagaimana sih !, nasi pecel yang ada di warung ini kan untuk dijual, kok kami malah disuruh memberikan begitu saja ke si pengemis…, mana bisa dia membayarnya ?”.

‘”Ini Dia” pikir Pak Kyai , dia langsung menyampaikan kalimat dakwahnya yang jitu ke si embok : “begitulah Allah mbok, Dia punya apa saja yang embok dan keluarga inginkan …, tetapi mana mau Dia memberikan semua keinginan ke mbok, lha wong mbok nggak mampu membayarnya kok…!”.

Merasa logika Pak Kyai mengenainya, dia mulai tertarik : “Lha terus bagaimana Pak Kyai ? bagaimana kami bisa ‘membeli’ kepada Allah apa yang kami inginkan…”. Dengan senang Pak Kyai menjawab : “Dengan mentaatiNya mbok, mengikuti perintahNya dan menjauhi laranganNya…, ya antara lain kalau Dia memanggil untuk sholat ke surau/masjid – penuhilah panggilanNya, terutama untuk suamimu – karena itu wajib bagi laki-laki”.

Begitulah kita semua, seperti keluarga tukang pecel tadi. Kita sibuk dengan urusan kita, sehingga ketika Allah memanggil (untuk sholat, zakat, menyantuni fakir-miskin, berhijrah untuk kebaikan, berjihad dst…) kita tidak segera meresponnya, tetapi ketika kita berdoa minta kepadaNya – mau kita segera diberiNya – mana bisa begitu ?. Wa Allahu A’lam.

penjual kue balok

di dekat tempat kami tinggal, hiduplah seorang penjual kue balok, hehe, ga ada yang aneh sih sama kue balok, tapi kerennya pelanggan pertama dari kue ini adalah imam sholat sholat subuh masjid deket tempat tinggal kami, jadi dia udah mulai jualan pas subuh subuh, keren ya…

haha another postingan garing 🙂


sponsor

twitter.com/pipinpramudia

  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Add to Technorati Favorites Locations of visitors to this page