Archive for August, 2012

terima kasih ya Allah, atas teman teman yang baik, dan dapat dipercaya…

wordpress.com account suspended

sebelumnya mohon maaf lahirbatin buat semuanya 🙂

lebaran kampung kemarin mudik, di rumah kaget aja nggak bisa log in ke blog ini, pesan errornya account suspended. bingung karena belum pernah sebelumnya, kenapa ya karena gw ga pernah merasa sekalipun melanggar tos atau agreement nya wordpress, dan sebelum nya tidak pernah ada pemberitahuan atau peringatan apa apa dari wordpress ke email gw.

Account suspended - you need your own domain

setelah beberapa hari kebingungan karena gw cari makan pake blog di wordpress.com, ternyata solusinya gampang aja, reset password. begitu anda ga bisa login, klik aja di bagian bawahnya ada link “lost your password” lalu masukin username anda, cek email, ikutin step stepnya, skip skip, beres deh. simple aja.

gw tulis disini karena susah banget nemuin similar case nya di google, ada di bahas tapi di forum luar sono yang nyarinya susah banget. semoga membantu.

Sedekah Pak Kyai…

artikel ini dikutip dari web nya pak iqbal, http://www.geraidinar.com

Suatu pagi habis sholat subuh pak kyai bersila di depan para santrinya, beliau menyampaikan “…anak-anakku, desa sebelah lagi dilanda paceklik. Banyak warganya tidak bisa makan, maka sekarang juga kalian beli beras dan bagikan ke desa sebelah…”. Kemudian pak kyai berdiri, berjalan satu dua langkah dan berhenti : “…lho, kenapa kalian masih tetap duduk-duduk saja ?, apa kurang jelas perintah saya tadi…?”.  Para santri saling pandang, kemudian salah satunya mewakili berbicara “…anu pak kyai, dereng diparingi arto (belum dikasih uang)…”.

Pak kyai-pun mahfum, diambilnya uang dari saku jubahnya yang dalam sambil tetap berdiri. Uang itupun diulurkan ke para santrinya, sekali lagi para santri saling pandang – sebelum salah satunya kemudian berdiri menerima uang tersebut dari tangan pak kyai.  Diluar dugaan para santri, pak kyai ternyata tidak jadi pergi. Dia malah balik ketempat duduknya semula untuk memberikan pelajaran serius kepada para muridnya.

Anak-anakku sekalian, kalian baru melihat secara langsung dua pelajaran sekaligus pagi ini. Ketika pak kyai menyuruh kalian bersedekah ke desa tetangga, tidak mungkin kan kalau pak kyai tidak memberikan uangnya ? tetapi pak kyai bisa khilaf seperti tadi, menyuruh kalian bersedekah setelah itu ngeloyor (tanpa memberi uang)…” kemudian beliau melanjutkan : “nah sekarang Allah Yang Maha Adil, yang tidak lupa dan tidak khilaf, maka bila Dia menyuruh kita melaksanakan sesuatu, mungkinkah Dia tidak memberikan sarananya ?”.

Kita disuruh bersedekah, sebagian harta kita adalah hak orang lain, kita disuruh berjihad dengan harta dan jiwa, mungkinkah kita tidak diberi sarana (harta)nya untuk melaksanakan perintah tersebut ?. Kita dijadikan khalifahNya, kita dijadikanNya pemakmur bumi, mungkinkah kita tidak diberi sarana lahan, modal, pengetahuan dlsb. untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut ?

Merasa mendapatkan momentum pembelajaran yang tidak biasa, pak kyai-pun memanfaatkan betul momentum ini untuk menanamkan pesan yang mendalam ke para santrinya, “Mungkin nggak kalian saya suruh mengolah lahan gersang sebelah masjid, tetapi saya tidak memberi uang untuk membeli cangkul, bibit dlsb ?. Pak kyai saja yang manusia sering khilaf dan sulit berbuat adil, tidak mungkin menyuruh kalian untuk menggaruki tanah dengan tangan kalian (tidak pakai cangkul), Apalagi Allah yang Maha Kaya dan Maha Adil – pasti memberi kita sarana untuk kita bisa melaksanakan perintahNya”.

Pelajaran kedua yang baru kalian saksikan adalah kepada siapa uang saya tadi saya berikan ? kalian saling melihat ketika saya mengulurkan uang tadi. Hanya si fulan yang datang kepada saya dan mengambil uang yang untuk disedekahkan tadi.”

Allah telah mengulurkan rezekiNya, saranaNya agar kita bisa melaksanakan perintah-perintahNya. Tetapi sebagian besar kita saling lihat – seolah rezeki dan sarana tersebut bukan kita yang berhak menerimanya, seolah hanya si Fulan si orang kaya itu yang berhak, si Udin yang pejabat itu, si John yang investor asing itu – pokoknya bukan kita…”.

Sebagaimana perintah Allah untuk mengentaskan kemiskinan, membebaskan manusia dari penjajahan manusia lain, memerangi musuh-musuh yang memerangi kita, dlsb. dlsb. semua perintah adalah untuk kita bukan untuk orang lain, maka sarana untuk melaksanakan perintah-perintah tersebut juga diulurkan olehNya ke kita, tinggal kita bisa melihat uluran tangan-tangan Allah tersebut apa tidak”.

Agar nyantol betul dua pelajaran tersebut, pak kyai-pun menyimpulkan : “jadi ketika Allah menyuruh kita melaksanakan sesuatu, Dia pasti menyediakan saranaNya. Tetapi siapa yang bisa menerima sarana ini adalah siapa-siapa yang merespon dan menyambut uluran tangan Allah”.

Diakhir tausyiah biasanya pak kyai memberi kesempatan para santri untuk bertanya, maka kali inipun demikian …”Ada yang kurang jelas ?, ada yang mau ditanyakan…?”. Ada salah satu santri yang mbeling membuat pertanyaan yang sulit bagi pak kyai sekalipun untuk menjawabnya, dia bertanya : “…anu pak kyai, bagaimana kita tahu bahwa Allah sudah mengulurkan tanganNya ?, dan bahwa uluran tanganNya tersebut memang benar-benar untuk kita ?”.

Pak kyai agak kaget dengan pertanyaan yang tidak terduga ini, tetapi sebagai ulama yang telah cukup banyak merasakan asam garam dunia dakwah, setelah sejenak merenung beliapun menjawab :

Bagi kalian yang dari tadi mengawasi gerak-gerik saya, duduk berceramah, terus berdiri berjalan, ngeloyor tidak memberi kalian uang – kalian tahu !, ketika saya merogoh kantong dalam-dalam untuk mengambil uang – kalian-pun tahu, saya mengeluarkan uang dan mengulurkan tangan untuk memberi uang – kalianpun tahu. Mengapa ?, karena kalian melihat dan memperhatikan saya…”.

Kita memang tidak bisa melihat Allah dengan mata kita selagi kita hidup didunia ini, tetapi melalui ciptaanNya, melalui firman-firmanNya, melalui gerakan, perubahan dan interaksi ciptaan-ciptaanNya – kita bisa ‘melihat’ Allah dengan pikiran dan dengan hati kita – kita bahkan bisa ‘bicara’ denganNya melalui sholat-sholat dan do’a-do’a kita, maka insyaAllah kitapun bisa tahu bahwa Allah sedang mengulurkan tanganNya untuk kita”.

Mengenai pertanyaan kedua, apakah uluran tanganNya tersebut adalah bener-bener untuk kita ?, kalian sudah saksikan tadi – bahwa uang ditangan saya tadi saya berikan ke yang menyambut uluran tangan saya dan yang berada paling dekat dengan saya.  Jadi mendekatlah kepada Allah sedekat mungkin, jangan menjauh. Agar ketika Allah mengulurkan ‘tangan’-Nya, kalian bisa tahu dan bisa langsung menyambutNya”.

Setelah menutup tausyiahnya pagi itu, pak kyai berdiri dan para santri-pun segera berdiri untuk melaksanakan perintah pak kyai. Dalam benak mereka kini yakin, kalau pak kyai saja yang nyuruh – dia berikan uang (sarananya) ; mosok Allah yang nyuruh kita melaksanakan banyak sekali hal, tidak memberikan saranaNya, pasti Dia memberikan sarananya secara cukup !. (I’tikaf Ramadhan , Jonggol 1433 H).

 

 

 

8 anak muda pemilik bisnis IT miliaran dollar

ngopi dari kaskus, judulnya agak aneh ya 😀 ini adalah anak anak muda yang telah sukses membangun kerajaan bisnis IT, cekidot :

1. Ben Silbermann, 29 tahun


Keputusan Ben Silbermann meninggalkan kenyamanan di Google untuk merintis perusahaan sendiri ternyata berbuah manis. Memang, perjalanannya tak selalu mulus lantaran beberapa kali menemui kegagalan dalam membangun start-up. Namun kini Silbermann berada di puncak karir setelah jadi salah satu perintis Pinterest bersama Evan Sharp yang juga masih berumur 29 tahun. Jejaring sosial yang identik dengan istilah ‘pin’ terhadap suatu gambar ini sekarang makin populer dengan memiliki hampir 20 juta unique visitor setiap bulannya. Sementara soal valuasi, Pinterest diestimasi bernilai USD 1,5 miliar.

2. Kevin Systrom, 27 tahun


Bagi Anda penikmat foto di iOS dan Android, pasti sudah tidak asing dengan Instagram. Nah, Kevin Systrom adalah pendiri aplikasi olah dan sharing foto populer tersebut. Instagram kini telah menjadi milik Facebook, setelah dibeli dengan harga USD 1 miliar di bulan April 2012. Padahal aplikasi itu baru berusia dua tahun saat dicaplok sang raksasa jejaring sosial. Namun siapa yang mengira jika perjalanan hidup Systrom akan berubah drastis menjadi orang kaya saat memutuskan untuk membuat Instargram pada tahun 2010 lalu bersama Mike Krieger yang saat ini masih berusia 25 tahun.

3. Drew Houston, 29 tahun


Drew Houston mendirikan Dropbox pada tahun 2007 lalu. Kini, situs penyimpanan file tersebut sudah bernilai USD 4 miliar. Saking menjanjikannya, Apple sempat melakukan pendekatan untuk proses akuisisi terhadap Dropbox. Namun hingga sekarang, aksi pdkt tersebut belum menemui titik cerah. Dropbox senidiri dilaporkan sukses meraup revenue USD 240 juta pada tahun lalu.

4. Aaron Levie 27 tahun


Dropbox tak berlari sendirian di layanan penyimpanan file online. Salah satu pesaing mereka adalah Box yang lebih tua setahun, atau dirikan pada tahun 2006. Box sejatinya berawal dari proyek business plan anak kuliahan yang dituangkan di atas kertas pada tahun 2005 lalu oleh sang pendirinya, Aaron Levie. Baru pada 2006, Levie bisa membuat layanan Box dalam wujud nyata. Kini, Box telah bernilai USD 1,2 miliar.

5. Brian Chesky, 29 tahun


Pada tahun 2008, Brian Chesky dan dua rekannya yang masih berusia 20 tahunan — Joe Gebbia dan Nathan Blecharczyk — meluncurkan Airbnb, situs rental apartemen peer-to-peer. Proyek ini awalnya sudah sukses menarik perhatian dalam perhelatan Y Combinator Demo Day. Prediksi itu pun terbukti benar, Airbnb sekarang telah memiliki nilai valuasi USD 1,3 miliar.

6. Mark Zuckerberg, 28 tahun


Pengguna internet mana yang tak mengenal Mark Zuckerberg? Kesuksesannya mengantarkan Facebook sebagai jejaring sosial paling populer sejagat membuat pundi-pundi Zuck otomatis ikut membengkak. Didirikan pada tahun 2004, Facebook sejatinya berawal dari kamar asrama di Universitas Harvard. Namun siapa sangka, keberanian Zuck untuk drop out dari kampus ternama itu malah membuatnya jadi salah satu miliuner termuda. Memang, setelah melantai di bursa, saham Facebook terus-terusan anjlok. Hal itu pun berdampak kepada kekayaan sang pendiri, Zuck. Pria berambut keriwil itu kini tidak lagi masuk dalam daftar 10 orang terkaya di industri teknologi. Harta pemilik Facebook ini menyusut seiring dengan nilai sahamnya yang terus anjlok. Nilai saham Facebook sempat turun 4% hingga mencapai titik terendah USD 20,04. Hal ini pun membuat kekayaan miliuner muda itu menyusut sebesar USD 423 juta atau hanya tinggal USD 10,2 miliar. Pun demikian, Facebook masih menjadi jejaring sosial raksasa dengan memiliki lebih dari 900 juta pengguna dan tahun lalu sukses meraup revenue USD 4 miliar.

7. Andrew Mason, 30 tahun


Andrew Mason masih berumur 30 tahun ketika Google mengiming-iminginya gelontoran dana sebesar USD 6 miliar, jika mau melepas Groupon. Ya, Mason adalah pendiri Groupon. Pada kuartal tahun lalu, Groupon mampu menghasilkan revenue USD 559,3 juta dan USD 39,6 juta operating income.

8. David Karp 27 tahun


David Karp mendirikan Tumblr ketika baru berumur 21 tahun pada tahun 2007 lalu. Kini, perusahaan tersebut telah menghasilkan USD 125 juta dan memiliki lebih dari 100 karyawan. Sementara valuasinya diperkirakan hampir mencapai USD 1 miliar dengan page view per bulan lebih dari 15 miliar.

kalo diliat liat sih rata rata umur mereka 29 tahun, masih cukup waktu sampe tahun 2017 buat saya 🙂

ya Allah makasi banget, temen gw namanya padli ini baik banget, selalu bawain makanan disaat gw kelaperan, alhamdulillah, semoga kebaikannya engkau balas lebih baik lagi ya Allah, amin

100 tips manajemen waktu

1. Ingatlah, semua orang akan mati.
2. Utamakan ibadah-ibadah fardlu sebelum tugas yang lain.
3. Ingatlah bahwa waktu hanya 24 setiap hari, dan tidak bisa ditambah.
4. Sebenarnya, kewajiban Anda lebih banyak dibandingkan waktu Anda. Putuskan waktu Anda untuk melakukan yang terbaik.
5. Tidak selamanya “diam itu emas”. Jika bicara lebih baik, maka bicaralah. Jika bertindak lebih baik, maka bertindaklah.
6. Nilailah waktu Anda.
7. Perlakukan waktu sebagai sumber daya yang harus dikelola.
8. Mengukur waktu Anda.
9. Menilai berapa banyak waktu yang Anda miliki untuk mengelola.
10. Negosiasikan agar lebih banyak kendali atas waktu kerja Anda.
11. Tentukan pola kerja terbaik untuk diri sendiri.
12. Mengendalikan tugas-tugas Anda.
13. Memiliki kebebasan untuk menyeimbangkan tugas-tugas Anda.
14. Bekerja dengan kecepatan yang lebih.
15. Miliki rencana ke depan.
16. Menyeimbangkan tuntutan pada waktu Anda.
17. Jangan bekerja lebih dari yang Anda butuhkan.
18. Cobalah “sambil menyelam, minum air”
19. Gunakan waktu untuk mendapatkan hasil, bukan hanya menggugurkan kewajiban.
20. Lakukan sesuatu yang produktif dan menyenangkan setiap hari.
21. Bertanya: “apa yang terbaik dilakukan sekarang?”
22. Identifikasi pemboros waktu.
23. Memiliki tujuan hidup Anda.
24. Efektif …
25. … Dan kemudian efisien.
26. Jangan terburu-buru atau terlalu banyak pekerjaan.
27. Lakukan tugas harian secara variatif.
28. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda pada tugas-tugas rutin.
29. Lakukan tugas-tugas rutin dalam waktu sesingkat mungkin.
30. Mengembangkan kebiasaan yang baik.
31. Coba lakukan tugas rutin dengan metode yang berbeda.
32. Memanfaatkan jalan pintas.
33. Siapkan materi Anda di muka.
34. Merapikan saat Anda pergi.
35. Otomatisasi.
36. Identifikasi penghambat kerja (bottle neck) dan menghilangkan mereka.
37. Buat arus pekerjaan mudah.
38. Gunakan sistem “just-in-time” untuk meminimalkan kekacauan.
39. Selesaikan tugas-tugas yang sama sekaligus.
40. Mengidentifikasi metode kerja tercepat dan kemudian melatih semua orang.
41. Tahu mana pekerjaan dapat dipercepat dan yang tidak bisa.
42. Memiliki slot waktu yang teratur untuk tugas-tugas.
43. Menyisihkan waktu untuk tugas-tugas pemeliharaan.
44. Jangan mengambil dokumen yang tidak perlu.
45. Mengatur filing sistem (pengarsipan).
46. Back up komputer Anda secara rutin.
47. Hapus file secara teratur.
48. Jaga agar meja Anda bersih
49. Tangani setiap selembar kertas hanya sekali.
50. Hilangkan junk mail dan spam.
51. Telepon daripada menulis.
52. Jangan apa-apa fotokopi kecuali adalah penting.
53. Mengirim balasan pada selembar kertas yang sama.
54. Jaga komunikasi Anda manis dan pendek.
55. Mengelola proyek Anda dengan perkiraan waktu, biaya dan kualitas.
56. Jalankan proyek dengan rencana waktu yang terperinci.
57. Tambahkan pada 20% pada rencana awal proyek Anda.
58. Memiliki daftar terperinci dari tugas-tugas proyek Anda.
59. Buat serangkaian tenggat waktu untuk proyek-proyek Anda.
60. Cari link yang lemah dalam proyek Anda dan memiliki rencana back-up.
61. Streamline yang rendah dalam proyek menjadi prioritas.
62. Tetaplah lebih depan dibandingkan dengan jadwal proyek Anda.
63. Melacak dan memonitor kemajuan proyek Anda.
64. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda pada pekerjaan berjalan.
65. Memiliki visi yang jelas tentang tujuan Anda.
66. Selaraskan tujuan Anda dengan nilai-nilai Anda.
67. Tuliskan tujuan Anda.
68. Rencanakan area hasil kunci Anda.
69. Buat tujuan jangka pendek dengan metode SMART.
70. Identifikasi pekerjaan yang Anda benci dan delegasikan.
71. Memecah pekerjaan besar menjadi potongan kecil.
72. Prioritaskan tugas-tugas Anda sesuai dengan kepentingannya.
73. Bila Anda kewalahan, tulis to-do list dan prioritaskan.
74. Rencanakan hanya menggunakan 60% dari hari Anda, meninggalkan sisanya untuk apa yang muncul tiba-tiba (yang tidak direncanakan).
75. Masukkan pekerjaan besar dalam buku harian Anda terlebih dahulu, kemudian yang kecil.
76. Rayakan mencapai tujuan Anda.
77. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda untuk melakukan tugas yang tidak rutin.
78. Luangkan waktu untuk duduk dan berpikir.
79. Jagalah kesehatan Anda.
80. Luangkan waktu untuk menikmati dan menghargai.
81. Gunakan energi saat ini.
82. Kadang-kadang hanya melakukan apa yang ingin Anda lakukan.
83. Ambil istirahat setidaknya setiap 90 menit.
84. Review secara harian atau mingguan.
85. Menghabiskan hingga seperempat hari Anda dengan orang lain.
86. Selalu muncul untuk rapat tepat waktu.
87. Jadilah sopan dan cepat dengan orang lain.
88. Hanya mengadakan pertemuan yang memiliki tujuan yang jelas.
89. Biarkan orang tahu kapan Anda tidak bebas (sibuk).
90. Meminimalkan interupsi yang tidak perlu.
91. Belajar mengatakan Tidak untuk pekerjaan yang bukan milikmu.
92. Kontrol telepon Anda.
93. Saring semua panggilan masuk.
94. Rancangan kebijakan waktu dalam tim.
95. Simpanlah jam di dinding.
96. Latihlah konsentrasi Anda.
97. Latihlah keterampilan yang berkaitan dengan pekerjaan Anda sehari-hari.
98. Memahami kebribadian Anda terkait waktu.
99. Periksa apakah Anda memiliki kecenderungan untuk kerja lembur? Perbaiki, itu tanda tidak baik.
100. Syukuri dan nikmati waktu Anda.


sponsor

twitter.com/pipinpramudia

  • Page copy protected against web site content infringement by Copyscape
  • KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Add to Technorati Favorites Locations of visitors to this page